Gelar Private Placement, IPTV Tetapkan Harga Rp 260 per Saham

Oleh Agustina Melani pada 24 Jun 2021, 07:27 WIB
Diperbarui 24 Jun 2021, 07:28 WIB
FOTO: PPKM Diperpanjang, IHSG Melemah Pada Sesi Pertama
Perbesar
Karyawan melihat layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Indeks acuan bursa nasional tersebut turun 96 poin atau 1,5 persen ke 6.317,864. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV) akan menambah modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebesar Rp 260 per saham.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Kamis (24/6/2021), IPTV akan menerbitkan saham yang berasal dari private placement tahap 2 sebesar 665.200.000 saham baru dengan nilai nominal Rp 100.

Hal itu berdasarkan persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 7 Agustus dan 23 September 2020.

Perseroan diperkirakan meraup dana Rp  172,95 miliar dari pelaksanaan private placement yang digelar pada 30 Juni 2021. Perseroan akan mengumumkan hasil pelaksanaan private placement pada 2 Juli 2021.

Dengan penambahan modal 665.200.000, jumlah saham setelah penambahan modal sebanyak 42.179.246.839.

“Perseroan telah mendapat persetujuan pengeluaran saham baru sehubungan dengan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu dalam RUPSLB Perseroan tanggal 7 Agustus 2020 dan 23 September 2020,” tulis perseroan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Gerak Saham IPTV

IHSG Dibuka di Dua Arah
Perbesar
Layar informasi pergerakan harga saham di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Pada prapembukaan perdagangan Rabu (14/10/2020), IHSG naik tipis 2,09 poin atau 0,04 persen ke level 5.134,66. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada perdagangan saham 23 Juni 2021, saham IPTV melemah 2,22 persen ke posisi Rp 264 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 23.532 kali dengan nilai transaksi Rp 12 miliar.

Selama periode perdagangan 21-23 Juni 2021, saham IPTV suust 2,94 persen. Total frekuensi perdagangan 46.481 kali dengan nilai transaksi Rp 43 miliar.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓