BEI Buka Gembok Perdagangan, Saham Limas Indonesia Makmur Melonjak

Oleh Agustina Melani pada 23 Jun 2021, 13:17 WIB
Diperbarui 23 Jun 2021, 13:18 WIB
Pergerakan IHSG Turun Tajam
Perbesar
Pengunjung melintas di papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka suspensi atau penghentian perdagangan perdagangan saham PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS) pada Rabu (23/6/2021). Saham LMAS pun melonjak usai suspensi dibuka.

Pembukaan suspensi saham LMAS itu dilakukan di pasar regular dan tunai mulai perdagangan sesi I. Adapun suspensi dilakukan menunjuk pada pengumuman bursa No: Peng-SPT-00097/BEI.WAS/06-2021 pada 21 Juni 2021.

Setelah suspensi dibuka, saham LMAS melonjak. Saham LMAS naik 35 poin ke posisi Rp 165 per saham. Saham LMAS berada di posisi tertinggi Rp 175 dan terendah Rp 121 per saham. Total frekuensi perdagangan 5.899 kali dengan volume perdagangan 931.137. Nilai transaksi harian saham LMAS Rp 14,6 miliar.

Sementara itu, penutupan perdagangan saham sesi pertama, IHSG melemah tipis 0,19 poin ke posisi 6.087. Indeks saham LQ45 susut 0,06 persen ke posisi 867,93. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Sesi pertama, IHSG berada di posisi tertinggi 6.130,09 dan terendah 6.072,64. Sebanyak 245 saham melemah sehingga menekan IHSG. 209 saham menguat dan 155 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 739.824 kali dengan volume perdagangan 13,4 miliar saham.

Nilai transaksi harian saham Rp 6,4 triliun. Investor asing jual saham Rp 292,80 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.387.

Enam sektor saham tertekan. Sektor saham IDXHealth merosot 1,45 persen, dan catat penurunan terbesar. Sektor saham IDXFinance melemah 0,77 persen dan sektor saham IDXProperty susut 0,48 persen.

BEI Suspensi Saham LMAS

IHSG Menguat
Perbesar
Seorang pria mengambil gambar layar yang menampilkan informasi pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2020). Seiring berjalannya perdangan, penguatan IHSG terus bertambah tebal hingga nyaris mencapai 1,50 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan (suspensi) saham PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS) pada Selasa, 22 Juni 2021.

Mengutip keterbukaan informasi, BEI suspensi saham LMAS seiring terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan sehingga perlu cooling down.

Penghentian sementara perdagangan saham LMAS tersebut dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham PT Limas Indonesia Makmur Tbk. (LMAS).

"Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,” dikutip dari keterbukaan informasi BEI yang diteken Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Lidia M.Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI Irvan Susandy.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓