BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham Anabatic

Oleh Agustina Melani pada 21 Jun 2021, 09:52 WIB
Diperbarui 22 Jun 2021, 10:50 WIB
IHSG Awal Pekan Ditutup di Zona Hijau
Perbesar
Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG menguat 0,34 persen atau 21 poin ke level 6.296 pada penutupan perdagangan Senin (13/1) sore ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan (suspensi) saham PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) pada Senin, (21/6/2021).

Dalam rangka cooling down, BEI suspensi saham ATIC seiring terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham ATIC.

Penghentian sementara perdagangan saham ATIC tersebut dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai dengan tujuan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham ATIC.

"Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan,” demikian mengutip keterbukaan informasi BEI diteken Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Lidia M.Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI Irvan Susandy.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Gerak Saham ATIC

IHSG Dibuka di Dua Arah
Perbesar
Layar informasi pergerakan harga saham di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (14/10/2020). Pada prapembukaan perdagangan Rabu (14/10/2020), IHSG naik tipis 2,09 poin atau 0,04 persen ke level 5.134,66. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada penutupan perdagangan Jumat, 18 Juni 2021, saham ATIC naik 24,83 persen ke posisi Rp 1.810 per saham. Saham ATIC berada di posisi tertinggi Rp 1.810 dan terendah Rp 1.450. Total volume perdagangan 1.627.700 dan frekuensi 1.186.

Sepanjang 2021, saham ATIC melonjak 214,78 persen. Saham ATIC berada di posisi tertinggi Rp 1.810 dan terendah Rp 535. Total frekuensi perdagangan 6.911 kali dengan nilai transaksi Rp 10,3 miliar. Volume perdagangan 9.080.600 saham.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓