Bursa Saham Asia Tertekan, IHSG Melemah Terbatas

Oleh Agustina Melani pada 16 Jun 2021, 12:44 WIB
Diperbarui 16 Jun 2021, 12:44 WIB
Akhir tahun 2017, IHSG Ditutup di Level 6.355,65 poin
Perbesar
Pekerja tengah melintas di dekat papan pergerakan IHSG usai penutupan perdagangan pasar modal 2017 di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Pada penutupan perdagangan saham, Jumat (29/12/2017), IHSG menguat 41,60 poin atau 0,66 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) fluktuaktif pada perdagangan saham sesi pertama, Rabu (16/6/2021). IHSG berbalik arah ke zona merah seiring bursa saham Asia merosot dan investor asing lepas saham.

Pada penutupan sesi pertama, IHSG merosot 0,02 persen ke posisi 6.087,93. Indeks LQ45 susut 1,14 persen ke posisi 884,96. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Sesi pertama, IHSG berada di posisi tertinggi 6.114,09 dan terendah 6.049,57. Sebanyak 282 saham melemah sehingga menekan IHSG. 194 saham menguat dan 154 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 678.267 kali dengan volume perdagangan 9,8 miliar. Nilai transaksi harian saham Rp 6,7 triliun. Investor asing jual saham Rp 303,26 miliar di pasar regular.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham melemah dan menguat. Sektor saham IDXTechno naik 16,64 persen, dan catat penguatan terbesar. Diikuti sektor saham IDXEnergy melonjak 0,62 persen dan sektor saham IDXNoncylical menanjak 0,32 persen.

Sedangkan sektor saham IDXHealth turun 0,97 persen, sektor saham IDXInfrastruktur melemah 1,34 persen dan sektor saham IDXFinance susut 0,89 persen.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Top Gainers dan Losers

Akhir 2019, IHSG Ditutup Melemah
Perbesar
Pengunjung melintas dilayar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (30/12/2019). Pada penutupan IHSG 2019 ditutup melemah cukup signifikan 29,78 (0,47%) ke posisi 6.194.50. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham TRUE naik 25 persen

-Saham TECH naik 24,90 persen

-Saham ATIC naik 24,73 persen

-Saham HDFA naik 24,44 persen

-Saham AMIN naik 23 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham MGLV turun 9,36 persen

-Saham CBMF turun 7 persen

-Saham YELO turun 6,96 persen

-Saham POLL turun 6,91 persen

-Saham BHIT turun 6,9 persen

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Aksi Investor Asing

IHSG Menguat 11 Poin di Awal Tahun 2018
Perbesar
Suasana di salah satu ruangan di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Sebelumnya, Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2017 ditutup pada level 6.355,65 poin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham GGRM senilai Rp 25,6 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 24 miliar

-Saham UNTR senilai Rp 15,5 miliar

-Saham ASII senilai Rp 14,9 miliar

-Saham HMSP senilai Rp 11,8 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham BBRI senilai Rp 441,4 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 42,1 miliar

-Saham UNVR senilai Rp 15,3 miliar

-Saham TBIG senilai Rp 7,5 miliar

-Saham TOWR senilai Rp 6,7 miliar

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Bursa Saham Asia Tertekan

Ciptakan Investor Pasar Modal Berkualitas Lewat Kompetisi Saham
Perbesar
Layar sekuritas menunjukkan data-data saat kompetisi Trading Challenge 2017 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (7/12). Kompetisi Trading Challenge 2017 ini sebagai sarana untuk menciptakan investor pasar modal berkualitas. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Bursa saham Asia tertekan. Indeks saham Hong Kong Hang Seng turun 0,48 persen, indeks saham Jepang Nikkei susut 0,45 persen, indeks saham Shanghai merosot 1 persen, indeks saham Singapura tergelincir 0,67 persen dan indeks saham Taiwan susut 0,11 persen. Sedangkan indeks saham Korea Selatan Kospi naik 0,56 persen dan indeks saham Thailand mendaki 0,46 persen.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓