IHSG Naik Tipis, Investor Asing Kejar Saham BBRI hingga TLKM

Oleh Agustina Melani pada 14 Jun 2021, 12:21 WIB
Diperbarui 14 Jun 2021, 12:21 WIB
IHSG Awal Pekan Ditutup di Zona Hijau
Perbesar
Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat terbatas pada penutupan sesi pertama perdagangan, Senin (14/6/2021). Aksi investor asing mencatat aksi beli saham di seluruh pasar.

Mengutip data RTI, IHSG naik 0,09 persen ke posisi 6.101,14. Indeks saham LQ45 melemah 0,37 persen ke posisi 898,28. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi 6.124,87 dan terendah 6.082,94. Sebanyak 209 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. 265 saham melemah sehingga menekan IHSG. 165 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 703.409 kali dengan volume perdagangan 14,4 miliar. Nilai transaksi Rp 5,3 triliun. Investor mencatat aksi beli Rp 2,28 triliun di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran Rp 14.193.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham tertekan. Sektor saham IDXTechno memimpin penguatan dengan naik 12,30 persen. Sektor saham IDXProperty menguat 3,26 persen, dan IDXBasic mendaki 0,36 persen.

Top Gainers dan Losers

Perdagangan Awal Pekan IHSG Ditutup di Zona Merah
Perbesar
Pekerja tengah melintas di layar pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/11/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona merah pada perdagangan saham awal pekan ini IHSG ditutup melemah 5,72 poin atau 0,09 persen ke posisi 6.122,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang catat top gainers antara lain:

-Saham HDFA naik 35 persen

-Saham TRUE naik 34,07 persen

-Saham LPKR naik 29,21 persen

-Saham KJEN naik 25 persen

-Saham KBLV naik 24,35 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham BESS melemah 7 persen

-Saham GEMA melemah 6,99 persen

-Saham DNAR melemah 6,98 persen

-Saham ASBI melemah 6,95 persen

-Saham STTP melemah 6,94 persen

Aksi Investor Asing

FOTO: IHSG Akhir Tahun Ditutup Melemah
Perbesar
Papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12/2020). Pada penutupan akhir tahun, IHSG ditutup melemah 0,95 persen ke level 5.979,07. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham BBRI senilai Rp 138,1 miliar

-Saham MDKA senilai Rp 51,9 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 40 miliar

-Saham TLKM senilai Rp 13,2 miliar

-Saham ERAA senilai Rp 12,3 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham BBTN senilai Rp 22,6 miliar

-Saham BBCA senilai Rp 13,8 miliar

-Saham ASII senilai Rp 13,3 miliar

-Saham TBIG senilai Rp 13,3 miliar

-Saham MIKA senilai Rp 10,5 miliar

Bursa Saham Asia

Pasar saham Indonesia naik 23,09 poin
Perbesar
Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas di Jakarta, Rabu (14/11). Pasar saham Indonesia naik 23,09 poin atau 0,39% ke 5.858,29. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Bursa saham Asia bervariasi. Indeks saham Korea Selatan Kospi naik 0,03 persen dan indeks saham Jepang Nikkei mendaki 0,57 persen. Sementara itu, indeks saham Thailand susut 0,11 persen dan indeks saham Singapura tergelincir 0,05 persen.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓