Gelar Buyback, Multipolar Minta Restu Pemegang Saham pada RUPSLB 19 Juli 2021

Oleh Dian Tami Kosasih pada 10 Jun 2021, 14:59 WIB
Diperbarui 03 Agu 2021, 10:04 WIB
Pembukaan-Saham
Perbesar
Pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - PT Multipolar Tbk (MLPL) akan membeli kembali atas saham-saham yang telah dikeluarkan oleh perseroan atau disebut buyback saham.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (10/6/2021), PT Multipolar Tbk akan menganggarkan biaya maksimal Rp 425 miliar untuk buyback saham.

Pembelian kembali saham itu sebanyak-banyaknya 10 persen dari modal disetor dan ditempatkan perseroan atau maksimal sebanyak-banyaknya 1,46 miliar saham. Dengan demikian, perkiraan jumlah nilai nominal atas buyback saham sebesar Rp 284,43 miliar.

PT Multipolar Tbk menggelar buyback saham ini seiring harga saham perseroan saat ini belum mencerminkan nilai atau kinerja perseroan yang sesungguhnya terutama dengan mempertimbangkan potensi nilai perseroan pada masa yang akan datang.

Perseroan berencana menyimpan saham yang telah dibeli kembali untuk dikuasai sebagai saham treasuri untuk jangka waktu tidak lebih dari tiga tahun. Akan tetapi, perseroan dapat sewaktu-waktu melakukan pengalihan atas saham yang telah dibeli kembali sesuai dengan pasal 17 POJK 30/2017 antara lain:

-Dijual baik di bursa maupun di luar bursa

-Ditarik kembali dengan cara pengurangan modal

-Pelaksanaan program kepemilikan saham oleh karyawan dan direksi dan dewan komisaris

-Pelaksanaan konversi efek bersifat ekuitas

-Cara lain dengan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Untuk melakukan aksi korporasi ini, perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 19 Juli 2021. Pelaksanaan buyback saham akan dilaksanakan paling lama 18 bulan terhitung sejak persetujuan RUPSLB dari 21 Juli2021-20 Januari 2023.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

BEI Gembok Sementara Perdagangan Saham MLPL

Akhir 2019, IHSG Ditutup Melemah
Perbesar
Pengunjung melintas dilayar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (30/12/2019). Pada penutupan IHSG 2019 ditutup melemah cukup signifikan 29,78 (0,47%) ke posisi 6.194.50. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan (suspensi) saham PT Multipolar Tbk (MLPL) pada Selasa, 8 Juni 2021.

Mengutip keterbukaan informasi BEI, suspensi saham PT Multipolar Tbk (MLPL) dilakukan seiring terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham MLPL. Suspensi saham MLPL dilakukan di pasar reguler dan tunai mulai sesi I perdagangan pada Selasa, 8 Juni 2021 hingga pengumuman bursa lebih lanjut.

“Bursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan,” dikutip dari keterbukaan informasi BEI yang diteken P.H Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Endra Febri Setyawan dan P.H Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan Yayuk Sri Wahyuni.

Pada penutupan perdagangan saham Senin, 7 Juni 2021, saham PT Multipolar Tbk (MLPL) naik 17,39 persen ke posisi Rp 675 per saham.

Sepanjang tahun berjalan 2021, saham PT Multipolar Tbk (MLPL) melonjak 850,70 persen ke posisi Rp 675 per saham. Saham MLPL berada di posisi tertinggi Rp 700 dan terendah Rp 57 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 1.056.053 kali dengan nilai transaksi Rp 7,3 triliun.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya