Kimia Farma Bakal Impor Vaksin Shinoparm 7,5 Juta Dosis

Oleh Pipit Ika Ramadhani pada 27 Mei 2021, 20:54 WIB
Diperbarui 27 Mei 2021, 20:54 WIB
Kimia Farma
Perbesar
(foto: Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) siap mempercepat vaksinasi gotong royong bagi karyawan dan buruh perusahaan. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, yang didukung berbagai pihak seperti Bio Farma dan Kimia Farma.

Sekretaris Perusahaan Kimia Farma, Ganti Winarno menyampaikan Kimia Farma sudah menandatangani perjanjian kerja sama dengan produsen vaksin Shinoparm untuk impor vaksin program Gotong Royong ini, dengan komitmen 7,5 juta dosis. 

"Kedatangan vaksin ini nantinya akan hadir bertahap,” ujarnya dalam Dialog Produktif bertema Perjalanan Vaksinasi Gotong Royong, Kamis (27/5/2021).

Proses menuju pelaksanaan vaksinasi Gotong Royong terbilang cukup panjang. KADIN sendiri telah membuka tiga fase pendaftaran dan lebih dari 10 juta orang karyawan beserta keluarga intinya telah terdaftar melalui KADIN. Ganti Winarno menambahkan hingga saat ini sudah lebih dari 70 ribu dosis vaksin Shinoparm yang didistribusikan ke perusahaan terdaftar. 

Distribusi vaksin Gotong Royong dialokasikan dengan menyesuaikan ketersediaan vaksin saat ini. Kimia Farma terus mempersiapkan diri menyukseskan vaksinasi Gotong Royong baik dari sisi kesiapan rantai dingin di seluruh Indonesia juga sarana dan prasarananya, termasuk SDM kesehatan untuk implementasi vaksinasi Gotong Royong.

"Pada prinsipnya Kimia Farma siap membantu pemerintah dalam melaksanakan vaksinasi Gotong Royong ini,” ujar Ganti.

Ia menambahkan, untuk pendataan karyawan sudah masuk dalam sistem pendataan satu data vaksin COVID-19 dan KADIN, sehingga nantinya bisa dilaksanakan vaksinasi.

"Dari sisi fasyankes, Kimia Farma terus memperbaiki kualitas pelayanan agar perusahaan yang memanfaatkan fasilitas ini nyaman dan mendapatkan pelayanan yang terbaik,” kata Ganti.

 

Kimia Farma Sokong Vaksinasi Gotong Royong untuk Sektor Perbankan

Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk  (KAEF) Verdi Budidarmo (Dok: PT Kimia Farma Tbk)
Perbesar
Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk (KAEF) Verdi Budidarmo (Dok: PT Kimia Farma Tbk)

Sebelumnya, Pemerintah bersama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia telah memulai Vaksinasi Gotong Royong. PT Kimia Farma Tbk (KAEF) bertindak untuk mendistribusikan dan menyuntikkan Vaksinasi Gotong Royong.

Setelah sukses mendukung kick off Vaksinasi Gotong Royong pada 18 Mei 2021, kini PT Kimia Farma Tbk mendukung industri vaksinasi di industri perbankan. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berkesempatan menjadi penerima vaksinasi pertama di industri perbankan.

Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk Verdi Budidarmo menilai, kelancaran industri perbankan memiliki peran penting untuk pemulihan ekonomi. Dia menuturkan, selama ini Kimia Farma dan BCA sudah berkolaborasi dalam berbagai hal.

Seperti penyediaan mesin ATM dan EDC BCA di sejumlah Apotek Kimia Farma. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan layanan finansial bagi masyarakat sembari mendapatkan layanan kesehatan. 

"Kami terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi perusahaan yang melakukan Vaksinasi Gotong Royong. Sekaligus berkontribusi dalam mencapai kekebalan kelompok di masyarakat dan melindungi masyarakat dari COVID-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi," kata Verdy.

Kimia Farma melalui cucu usahanya PT Kimia Farma Diagnostika (KFD), menjadi penyedia fasilitas pelayanan kesehatan untuk proses Vaksinasi Gotong Royong. Selain itu, Kimia Farma telah menyiapkan layanan digital, seperti Kimia Farma Mobile untuk memastikan pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong ini berjalan dengan nyaman dan aman. 

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓