Telkomsel Suntik Dana Rp 4,29 Triliun ke Gojek, Begini Penjelasan Telkom

Oleh Dian Tami Kosasih pada 26 Mei 2021, 17:17 WIB
Diperbarui 26 Mei 2021, 17:46 WIB
BTS Telkomsel pertama di Indonesia
Perbesar
BTS Telkomsel pertama di Indonesia. Liputan6.com/Agustinus Mario Damar

Liputan6.com, Jakarta - PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) atau disebut Telkom menyampaikan keterbukaan informasi mengenai investasi yang dilakukan anak usahanya Telkomsel. Anak usaha Telkom tersebut menyuntikkan dana investasi ke Gojek sebesar USD 300 juta atau sekitar Rp 4,29 triliun (asumsi kurs Rp 14.312 per dolar AS).

Hal ini disampaikan PT Telkom Indonesia Tbk  melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Rabu (26/5/2021).

"Pada tanggal 21 Mei 2021, Telkomsel, anak perusahaan dari  Telkom, telah melakukan investasi tambahan kepada Gojek senilai USD300 juta. Transaksi tersebut  dilakukan melalui penambahan penyertaan modal Telkomsel pada Gojek," tulis VP Investor Relation Telkom Andi Setiawan.

Transaksi yang dilakukan antara Telkomsel dan Gojek ini tidak terdapat hubungan Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar  Modal dan Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang  Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan antara Telkomsel dan Gojek.

Selain itu transaksi ini menjadi bagian dari strategi Telkomsel untuk  mendukung bisnis digital yaitu, Digital Connectivity, Digital  Platform dan Digital services.

"Transaksi tersebut menjadi momentum dalam mendorong integrasi ekosistem Telkomsel dan Gojek untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan mitra serta menghadirkan lebih banyak solusi yang mampu mengembangkan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia," tulis Andi.

Selain itu transaksi tersebut juga sejalan dengan peran Telkomsel sebagai leading digital telco company untuk membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan akses platform daring yang lebih dekat, customer centric, dan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat," tulis informasi tersebut.

Dengan transaksi ini, total investasi Telkomsel di Gojek mencapai USD 450 juta atau sekitar Rp 6,4 triliun (asumsi kurs Rp 14.309 per dolar AS)

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Telkomsel Tambah Investasi Rp 4,2 Triliun

Telkomsel
Perbesar
Telkomsel kembali mengguyur investasi lanjutan pada Gojek dengan nilai USD 300 juta atau setara Rp 4,2 triliun. (Foto: Telkomsel).

Sebelumnya, Telkomsel menambah investasi sebesar USD 300 juta atau setara Rp 4,2 triliun di Gojek.

Hal ini dilakukan untuk memantapkan kolaborasi dalam mengakselerasi kemajuan ekosistem digital inklusif dan berkelanjutan di Tanah Air.

Investasi lanjutan ini dimaknai sebagai momentum memperkuat dan memperdalam kolaborasi untuk menghadirkan layanan digital komprehensif serta melahirkan lebih banyak solusi inovatif.

Kedua perusahaan pun bakal terus mendorong pemanfaatan teknologi secara lebih dalam di setiap aspek kehidupan masyarakat.

Dengan tambahan investasi, Telkomsel dan Gojek akan membuka lebih banyak peluang sinergi serta integrasi layanan digital. Tujuannya untuk memberikan nilai tambah yang lebih besar kepada pelanggan, masyarakat, dan seluruh mitra di ekosistem bisnis kedua perusahaan.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan, investasi lanjutan dari Telkomsel merupakan penegas atas kesamaan visi kedua perusahaan yang sama-sama lahir untuk menjawab masalah di tengah masyarakat melalui inovasi dan teknologi.

"Telkomsel menatap optimis upaya penanaman modal terbaru ini akan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk menikmati lebih banyak inovasi berbasis teknologi terdepan," kata Setyanto, dalam keterangan Telkomsel, Senin, 10 Mei 2021.

Setyanto menjelaskan, aksi korporasi ini merupakan strategi Telkomsel memperkuat trifecta bisnis digital perusahaan, yakni konektivitas digital, platform digital, dan layanan digital.

Co-CEO Gojek Group Andre Soelistyo mengatakan, pendanaan lanjutan Telkomsel ini akan mengoptimalkan sumber daya dan keahlian dari masing-masing perusahaan untuk berinvestasi dan memperluas manfaat ekonomi bagi lebih banyak konsumen, mitra driver, dan pelaku UMKM di Indonesia.

"Kami percaya sekaligus berkomitmen bahwa kemitraan ini akan mendukung percepatan transformasi digital Indonesia yang akan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin pasar ekonomi digital Asia Tenggara," katanya.

Aksi investasi lanjutan ini didukung pemegang saham Telkomsel yakni Telkom Indonesia dan Singtel Group.

Dengan investasi lanjutan, Telkomsel dan Gojek akan melengkapi sinergi yang telah dijalin dengan menjalankan lebih banyak upaya kolaboratif strategis.

Dengan demikian, keduanya mampu mengakselerasi adopsi gaya hidup digital dan mendorong lebih banyak pelaku bisnis dalam memanfaatkan platform daring.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓