Krakatau Steel Cetak Laba Setara Rp 339,70 Miliar pada 2020

Oleh Agustina Melani pada 25 Mei 2021, 07:42 WIB
Diperbarui 25 Mei 2021, 07:42 WIB
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk resmi meluncurkan logo baru perusahaan jelang hari jadinya yang ke 50 pada 31 Agustus 2020 mendatang.
Perbesar
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk resmi meluncurkan logo baru perusahaan jelang hari jadinya yang ke 50 pada 31 Agustus 2020 mendatang.

Liputan6.com, Jakarta - PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) mencetak laba bersih pada 2020 dari sebelumnya rugi. Namun, pendapatan perseroan turun.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Krakatau Steel Tbk mencatat pendapatan USD 1,35 miliar pada 2020. Pencapaian pendapatan merosot 4,7 persen menjadi USD 1,42 miliar pada 2019. Beban pokok pendapatan merosot 13,44 persen menjadi USD 1,21 miliar pada 2020 dari periode sama tahun sebelumnya USD 1,40 miliar.

Dengan demikian laba bruto naik721,24 persen. Laba bruto tercatat USD 138,78 juta pada 2020 dibandingkan 2019 sebesar USD 16,89 juta.

Perseroan menurunkan beban pada 2020. Beban penjualan tercatat USD 27,74 juta pada 2020. Beban penjualan itu turun 18,88 persen dari periode sama tahun sebelumnya USD 34,20 juta.

Beban umum dan administrasi merosot 51,41 persen menjadi USD 88,17 juta pada 2020 dari periode sama tahun sebelumnya USD 181,49 juta. Beban operasi lainnya turun dari USD 284,26 juta pada 2019 dari periode sama tahun sebelumnya USD 13,52 juta.

Di sisi lain, pendapatan operasi tumbuh 358,51 persen menjadi USD 157,31 juta pada 2020 dari periode sama tahun sebelumnya USD 34,31 juta.

PT Kratakau Steel Tbk cetak laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk USD 23,67 atau sekitar Rp 339,70 miliar (asumsi kurs Rp 14.348 per dolar AS) pada 2020. Kondisi ini berbalik dari periode 2019 yang rugi USD 503,65 juta.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Total Liabilitas dan Aset

Krakatau Steel
Perbesar
(Foto: Krakatau Steel)

Total liabilitas tercatat naik 3,29 persen dari USD 2,94 miliar pada 2019 menjadi USD 3,03 miliar pada 2020. Liabilitas itu terdiri dari liabilitas jangka panjang sebesar USD 2,21 miliar dan jangka pendek USD 827,49 juta.

Total ekuitas naik 29,22 persen dari USD 347,24 juta pada 2019 menjadi USD 448,72 juta pada 2020. Total aset naik dari USD 3,28 miliar pada 2019 menjadi USD 3,48 miliar pada 2020. Perseroan kantongi kas sebesar USD 112,82 juta pada 2020 dari periode sama tahun sebelumnya USD 130,24 juta pada 2019.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Gerak Saham KRAS

FOTO: IHSG Akhir Tahun Ditutup Melemah
Perbesar
Papan elektronik menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12/2020). Pada penutupan akhir tahun, IHSG ditutup melemah 0,95 persen ke level 5.979,07. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Pada penutupan perdagangan saham Senin, 24 Mei 2021, saham PT Krakatau Steel Tbk naik tipis 0,82 persen ke posisi Rp 615 per saham. Saham KRAS berada di kisaran Rp 610-Rp 630 pada awal pekan ini. Total frekuensi perdagangan saham 1.168 kali dengan nilai transaksi Rp 9,6 miliar.

Saham KRAS sepanjang tahun berjalan 2021 melonjak 43,69 persen. Saham KRAS berada di posisi tertinggi Rp 865 dan terendah Rp 422 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 710.879 kali dengan nilai transaksi Rp 7 triliun.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓