Top 3: Coinbase Blak-blakan Dukung Dogecoin Curi Perhatian

Oleh Dian Tami Kosasih pada 17 Mei 2021, 09:30 WIB
Diperbarui 17 Mei 2021, 09:30 WIB
Dogecoin. Unsplash/ Clay Banks
Perbesar
Dogecoin. Unsplash/ Clay Banks

Liputan6.com, Jakarta - Investor Bitcoin dan cryptocurrency masih terguncang, buntut market cap pasar kripto melayang USD 300 miliar. Harga bitcoin bergerak turun tajam minggu ini, menyeret turun pasar cryptocurrency hingga USD 2,2 triliun. Hal ini menyusul pernyataan bos Tesla, Elon Musk yang mengumumkan menghentikan penggunaan bitcoin dalam pembelian mobil Tesla.

Kepala eksekutif Coinbase yang berbasis di San Francisco, mengungkapkan dukungannya kepada dogecoin dan akan membantu dogecoin untuk pulih.

"Kami berencana untuk mendaftarkan doge dalam enam hingga delapan minggu ke depan," kata CEO Coinbase Brian Armstrong, dilansir dari Forbes, Minggu, 16 Mei 2021.

Artikel nilai bitcoin anjlok, coinbase blak-blakan bakal dukung dogecoin menyita perhatian pembaca di saham pada Minggu, 16 Mei 2021. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di saham? Berikut tiga artikel terpopuler di saham yang dirangkum pada Senin, (17/5/2021):

1.Nilai Bitcoin Anjlok, Coinbase Blak-blakan Bakal Dukung Dogecoin

Investor Bitcoin dan cryptocurrency masih terguncang, buntut market cap pasar kripto melayang USD 300 miliar. Harga bitcoin bergerak turun tajam minggu ini, menyeret turun pasar cryptocurrency hingga USD 2,2 triliun. Hal ini menyusul pernyataan bos Tesla, Elon Musk yang mengumumkan menghentikan penggunaan bitcoin dalam pembelian mobil Tesla.

Kepala eksekutif Coinbase yang berbasis di San Francisco, mengungkapkan dukungannya kepada dogecoin dan akan membantu dogecoin untuk pulih.

"Kami berencana untuk mendaftarkan doge dalam enam hingga delapan minggu ke depan," kata CEO Coinbase Brian Armstrong, dilansir dari Forbes, Minggu, 16 Mei 2021.

Berita selengkapnya baca di sini

2.Prediksi Laju IHSG Usai Lebaran 2021, Berpotensi Naik?

Jelang Lebaran, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona merah pada Selasa, 11 Mei 2021. Pada penutupan perdagangan, IHSG merosot 0,63 persen ke posisi 5.938,35. Indeks saham LQ45 susut 0,63 persen ke posisi 882,93. Seluruh indeks saham acuan kompak tertekan.  Lalu bagaimana prediksi IHSG usai Lebaran 2021?

Melihat hal ini, Pengamat Pasar Modal dan Direktur Anugerah Mega Investama, Hans Kwee menegaskan, terdapat beberapa faktor utama yang bisa menentukan laju IHSG usai Lebaran, salah satunya kenaikan kasus positif virus Sars CoV-2 yang menyebabkan COVID-19.

"Kita akan melihat beberapa isu utama, yang pertama kasus Covid-19 di dalam dan luar negeri ini akan cukup memberikan pengaruh pada pasar karena masyarakat ada yang tetap pulang kampung," ujar dia kepada Liputan6.com, ditulis Minggu, 16 Mei 2021.

Berita selengkapnya baca di sini

3.8 Emiten Masuki Periode Cum Dividen Usai Libur Lebaran, Simak Jadwalnya

Sejumlah emiten akan memasuki periode cum dividen setelah libur bursa untuk memperingati Lebaran 2021. Setelah libur bursa, ada sekitar delapan emiten yang memasuki periode cum dividen.

Mengutip data RTI dan Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Minggu, 16 Mei 2021, sejumlah emiten yang akan memasuki periode cum dividen antara lain PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Nippon Indosari Tbk (ROTI), dan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT). Kemudian ada PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID), PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), PT Indospring Tbk (INDS).

Berita selengkapnya baca di sini

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓