Aksi Jual Saham Rezeki Nomplok bagi Miliarder Dunia

Oleh Agustina Melani pada 15 Mei 2021, 17:28 WIB
Diperbarui 15 Mei 2021, 17:52 WIB
FOTO: Jeff Bezos Mundur dari CEO Amazon
Perbesar
CEO Amazon Jeff Bezos mengumumkan Blue Moon, kendaraan pendaratan ke Bulan, selama acara Blue Origin di Washington, Amerika Serikat, 9 Mei 2019. Jeff Bezos berbagi kabar pengunduran dirinya melalui sebuah surat. (SAUL LOEB/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Aksi jual saham dilakukan oleh orang terkaya di dunia baru-baru ini. Hal ini menuai rezeki nomplok bagi pemegang saham terkaya di dunia. Aksi jual saham tersebut dilakukan oleh Jeff Bezos dari Amazon dan salah satu pendiri Google Sergey Brin.

Dua tokoh tersebut meningkatkan penjualan saham baru-baru ini. Jeff Bezos dan Sergey Brin telah merealisasikan keuntungan saham setelah pasar saham alami kenaikan dalam 14 bulan terakhir. Kenaikan harga saham itu mendorong kenaikan kekayaan orang terkaya hingga triliunan.

Berdasarkan data Bloomberg, orang dalam di perusahaan publik di bursa saham AS melepas saham senilai USD 24,4 miliar hingga minggu pertama Mei 2021, dan setengah dijual melalui rencana perdagangan. Jumlah tersebut hampir senilai USD 30 miliar yang dilepas pada semester II 2020.

Pemegang saham besar sering kali menjual saham dalam interval yang direncanakan. Sering kali melalui program perdagangan yang telah diatur sebelumnya. Namun, reli berkepanjangan di pasar saham AS telah membuat nilai saham menjadi sangat tinggi.

Ada beberapa alasan mengapa investor termotivasi untuk menjual. Setelah reli akibat pandemi COVID-19, valuasi semakin berada di bawah tekanan akibat kenaikan inflasi.

Investor khawatir pemulihan pasca COVID-19 dapat mendorong langkah pengetatan dari the Federal Reserve. Kenaikan pajak hampir dua kali lipat dari capital gain telah menciptakan ketidakpastian.

2 dari 3 halaman

Aksi Jual Saham oleh Miliarder

Kantor Amazon Dihebohkan Ancaman Bom
Perbesar
Jeff Bezos, sang CEO Amazon juga sedang berada di dalam gedung saat itu.

Apapun alasannya, penjualan saham itu membanjiri pasar dengan lebih banyak likuiditas. Konsekuensi berdampak terhadap filantropi, pasar seni, real estate dan lainnya.

Bezos telah menjual saham Amazon senilai USD 6,7 miliar pada 2021. Meski relatif kecil jumlahnya untuk orang terkaya di dunia. Di sisi lain, Larry Ellison melepas 7 juta saham Oracle dalam seminggu terakhir dengan total keuntungan 552,3 juta. Charles Schwab telah menjual saham senilai USD 192 juta dari pialang eponymousnya.

Brin yang telah isyaratkan bermaksud menjual sebanyak 250.000 saham Alphabet Inc telah melepas saham senilai USD 163 juta dalam beberapa hari terakhir. Hal itu dilakukan setelah lebih dari empat tahun.

Mark Zuckerberg dan yayasan amalnya Chan Zuckerberg Initiative mempercepat penjualan saham Facebook di musim gugur. Zuckerberg atau badan amal miliknya telah divestasi saham hampir setiap hari sejak November dengan total kumulatif melebihi USD 1,87 miliar.

"Lonjakan pasar telah memperburuk risiko konsentrasi dari kekayaan yang didominasi saham tunggal khas dari banyak miliarder teknologi,” ujar President of Papamarkou Wellner Asset Management, Thorne Perkin, dilansir dari yahoo finance, Sabtu (15/5/2021).

Ia menuturkan, dari perspektif manajemen portofolio masuk akal untuk menjual sahamnya.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓