Jelang Akhir Pekan, Bursa Saham Asia Naik Mengekor Wall Street

Oleh Dian Tami Kosasih pada 14 Mei 2021, 09:00 WIB
Diperbarui 14 Mei 2021, 09:00 WIB
Rudal Korea Utara Bikin Bursa Saham Asia Ambruk
Perbesar
Seorang pria berjalan melewati indikator saham elektronik sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo (29/8). Rudal tersebut menuju wilayah Tohoku dekat negara Jepang. (AP Photo/Shizuo Kambayashi)

Liputan6.com, Singapura - Bursa saham Asia Pasifik menguat pada perdagangan Jumat pagi, (14/5/2021) seiring bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street melompat.

Di Jepang, indeks saham Jepang Nikkei 225 naik 1,41 persen pada awal sesi perdagangan saham setelah melemah lebih dari dua persen pada perdagangan saham Kamis, 13 Mei 2021. Indeks saham Topix naik 1,2 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi menanjak 0,78 persen.

Indeks saham Australia mendaki 0,29 persen. Indeks saham MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,15 persen. Demikian dilansir dari CNBC, Jumat, (14/5/2021).

Di sisi lain, investor akan mencermati saham Alibaba di bursa saham Hong Kong seiring perseroan melaporkan kerugian operasional pertama kali sebagai perusahaan publik pada tahun fiskal untuk kuartal IV.

Selain itu, investor juga akan mencermati situasi COVID-19 di India. Hal ini seiring angka kematian karena COVID-19 mencapai lebih dari 4.000 orang pada Kamis, 13 Mei 2021.

2 dari 3 halaman

Indeks Dolar AS

Pasar Saham di Asia Turun Imbas Wabah Virus Corona
Perbesar
Seorang pria melihat layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Di wall street, indeks saham Dow Jones melompat 433,79 poin ke posisi 34.021,45. Indeks saham S&P 500 mendaki 1,22 persen. Indeks saham Nasdaq melonjak 0,72 persen ke posisi 13.124,99.

Indeks dolar Amerika Serikat berada di kisaran 90,75 dibandingkan posisi 90,5. Yen Jepang diperdagangkan di kisaran 109,50 per dolar AS. Harga minyak melemah pada jam perdagangan di Asia. Harga minyak Brent melemah 0,1 persen ke posisi USD 66,99 per barel. Harga minyak Amerika Serikat mendatar ke posisi USD 63,81 per barel.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓