Indofarma Cetak Penjualan Tumbuh 151,88 Persen pada Kuartal I 2021

Oleh Agustina Melani pada 07 Mei 2021, 11:45 WIB
Diperbarui 07 Mei 2021, 11:46 WIB
Ilustrasi Laporan Keuangan. Unsplash/Austin Distel
Perbesar
Ilustrasi Laporan Keuangan. Unsplash/Austin Distel

Liputan6.com, Jakarta - PT Indofarma Tbk (INAF) mencatat kinerja positif sepanjang kuartal I 2021. Hal ini ditunjukkan dari pertumbuhan penjualan dan laba bersih.

PT Indofarma Tbk mencatat penjualan bersih sebesar Rp 373,20 miliar selama tiga bulan pertama 2021. Realisasi penjualan Indofarma ini tumbuh 151,88 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 148,16 miliar.

Beban pokok penjualan naik 66,63 persen dari Rp 118,93 miliar pada kuartal I 2020 menjadi Rp 198,19 miliar pada kuartal I 2021. Laba kotor pun tercatat Rp 175,01 miliar. Realisasi laba kotor melonjak 498,70 persen dari periode kuartal I 2020 sebesar Rp 29,23 miliar.

Perseroan mencatat kenaikan sejumlah beban selama kuartal I 2021. Beban penjualan naik dari Rp 27,80 miliar pada kuartal I 2020 menjadi Rp 43,32 miliar pada kuartal I 2021. Beban umum dan administrasi naik dari Rp 24,92 miliar pada kuartal I 2020 menjadi Rp 38,17 miliar pada kuartal I 2021.

Perseroan alami kenaikan beban keuangan menjadi Rp 12,19 miliar pada kuartal I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 9,80 miliar.

Perseroan mencatat laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp 1,81 miliar pada kuartal I 2021. Kondisi ini berbeda dari periode sama tahun sebelumnya rugi Rp 21,42 miliar.

PT Indofarma Tbk mencatat laba bersih per saham menjadi 0,59 pada kuartal I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya rugi 6,91.

2 dari 3 halaman

Total Liabilitas

Ilustrasi Laporan Keuangan
Perbesar
Ilustrasi Laporan Keuangan.Unsplash/Isaac Smith

Sementara itu, total liabilitas tercatat naik menjadi Rp 1,38 triliun pada 31 Maret 2021 dari periode 31 Desember 2020 sebesar Rp 1,28 triliun.

Total ekuitas perseroan tercatat naik menjadi Rp 432,14 miliar pada 31 Maret 2021 dari periode 31 Desember 2020 sebesar Rp 430,32 miliar.

Total aset perseroan tercatat naik menjadi Rp 1,82 triliun pada kuartal I 2021 dari 31 Desember 2020 sebesar Rp 1,71 triliun. Perseroan kantongi kas sebesar Rp 19,90 miliar.

Pada penutupan sesi pertama perdagangan saham Jumat, 7 Mei 2021, saham PT Indofarma Tbk (INAF) naik 0,90 persen ke posisi Rp 2.250 per saham.

Saham INAF dibuka stagnan di kisaran Rp 2.230 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 174 kali dengan nilai transaksi Rp 507,5 juta.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓