Top 3: Resmi IPO, Perusahaan Jessica Alba Raup Dana Rp 5,92 Triliun

Oleh Pipit Ika Ramadhani pada 07 Mei 2021, 09:04 WIB
Diperbarui 07 Mei 2021, 12:18 WIB
Jessica Alba
Perbesar
Jessica Alba (dok. Instagram @jessicaalba/https://www.instagram.com/p/BxMZzhaF4Dp/Putu Elmira)

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan barang konsumen yang didirikan Jessica Alba, Honest Company berhasil mengumpulkan USD 413 juta atau sekitar Rp 5,92 triliun (asumsi kurs Rp 14.335 per dolar AS) dalam penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO).

Seperti dilansir Bloomberg, Kamis (6/5/2021), perusahaan dan pemegang saham berhasil menjual 25,8 juta saham dengan harga IPO USD 16 atau sekitar Rp 229.365 per lembar pada Selasa, 4 Mei 2021.

Sebelumnya, perusahaan menyebut, saham akan dipasarkan dengan harga USD 14 hingga USD 17. Hal ini tak terlepas dari nilai IPO Honest yang mencapai USD 1,45 miliar berdasarkan saham yang tercatat di Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat.

Artikel resmi IPO, perusahaan Jessica Alba raup dana Rp 5,92 triliun menyita perhatian pembaca di saham. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di saham? Berikut sejumlah artikel terpopuler di saham yang dirangkum pada Jumat, (7/5/2021):

1.Resmi IPO, Perusahaan Jessica Alba Raup Dana Rp 5,92 Triliun

 Perusahaan barang konsumen yang didirikan Jessica Alba, Honest Company berhasil mengumpulkan USD 413 juta atau sekitar Rp 5,92 triliun (asumsi kurs Rp 14.335 per dolar AS) dalam penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO).

Seperti dilansir Bloomberg, Kamis (6/5/2021), perusahaan dan pemegang saham berhasil menjual 25,8 juta saham dengan harga IPO USD 16 atau sekitar Rp 229.365 per lembar pada Selasa, 4 Mei 2021.

Sebelumnya, perusahaan menyebut, saham akan dipasarkan dengan harga USD 14 hingga USD 17. Hal ini tak terlepas dari nilai IPO Honest yang mencapai USD 1,45 miliar berdasarkan saham yang tercatat di Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat.

Berita selengkapnya baca di sini

2.Belum Final, Begini Perkembangan Rencana Merger Indosat dengan Tri Indonesia

 PT Indosat Tbk (ISAT) buka suara terkait perkembangan rencana akuisisi dan merger dengan PT Hutchison 3 Indonesia (H3I) atau Tri Indonesia.

CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al-Neama mengatakan, hingga saat ini belum ada perkembangan yang signifikan terkait rencana merger.

Sebelumnya, ISAT mengumumkan surat kesepakatan bersama yang tidak mengikat (non-legally binding MoU) yang menjajaki kemungkinan bisnis Indosat dan PT Hutchison 3 Indonesia akan diperpanjang.Surat kesepakatan bersama yang tidak mengikat tersebut diperpanjang hingga 30 Juni 2021.

PT Indosat Tbk menyatakan perpanjangan ini memberikan tambahan waktu bagi para pihak yang terlibat untuk menyelesaikan proses uji tuntas yang sedang berlangsung.

Berita selengkapnya baca di sini

3.Penjelasan Pan Brothers Terkait Demo Buruh di Boyolali pada 5 Mei 2021

PT Pan Brothers Tbk (PBRX) memberikan penjelasan mengenai unjuk rasa buruh di pabrik PT Pan Brothers Tbk (PBRX) di Boyolali, Jawa Tengah pada Rabu, 5 Mei 2021.

PT Pan Brothers Tbk menyatakan, aksi unjuk rasa di pabrik Boyolali, Jawa Tengah pada 5 Mei 2021 bersumber kesalahpahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati, mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media.

PT Pan Brothers Tbk menyatakan, pihaknya mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati pada Rabu pagi 5 Mei 2021, saat ini kondisi arus kas perusahaan agak ketat. Hal ini sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa 10 persen dari kondisi sebelumnya. Perseroan mengatakan hal itu menganggu arus kas.

Berita selengkapnya baca di sini

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓