Belum Final, Begini Perkembangan Rencana Merger Indosat dengan Tri Indonesia

Oleh Pipit Ika Ramadhani pada 06 Mei 2021, 18:55 WIB
Diperbarui 06 Mei 2021, 19:19 WIB
RUPST PT Indosat Tbk (ISAT) pada Kamis, 6 Mei 2021 (Dok: PT Indosat Tbk)
Perbesar
RUPST PT Indosat Tbk (ISAT) pada Kamis, 6 Mei 2021 (Dok: PT Indosat Tbk)

Liputan6.com, Jakarta - PT Indosat Tbk (ISAT) buka suara terkait perkembangan rencana akuisisi dan merger dengan PT Hutchison 3 Indonesia (H3I) atau Tri Indonesia.

CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al-Neama mengatakan, hingga saat ini belum ada perkembangan yang signifikan terkait rencana merger.

Sebelumnya, ISAT mengumumkan surat kesepakatan bersama yang tidak mengikat (non-legally binding MoU) yang menjajaki kemungkinan bisnis Indosat dan PT Hutchison 3 Indonesia akan diperpanjang.Surat kesepakatan bersama yang tidak mengikat tersebut diperpanjang hingga 30 Juni 2021.

PT Indosat Tbk menyatakan perpanjangan ini memberikan tambahan waktu bagi para pihak yang terlibat untuk menyelesaikan proses uji tuntas yang sedang berlangsung.

"Jadi, hingga saat ini belum ada keputusan yang diambil terkait dengan MoU ini dan tidak ada dampak signifikan bagi perusahaan hingga saat ini," kata Ahmad dalam paparan publik, Kamis (6/5/2021).

2 dari 3 halaman

Gerak Saham ISAT

FOTO: PPKM Diperpanjang, IHSG Melemah Pada Sesi Pertama
Perbesar
Karyawan berjalan di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Indeks acuan bursa nasional tersebut turun 96 poin atau 1,5 persen ke 6.317,864. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Berdasarkan data RTI, saham PT Indosat Tbk (ISAT) melemah tipis 0,40 persen ke posisi Rp 6.275 per saham. Saham ISAT naik 25 poin ke posisi Rp Rp 6.325 per saham.

Saham ISAT bergerak di kisaran Rp 6.250-Rp 6.400. Total frekuensi perdagangan saham 1.247 kali dengan nilai transaksi Rp 13,6 miliar.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓