IHSG Berpeluang Menguat, Cermati Saham Pilihan Ini

Oleh Agustina Melani pada 06 Mei 2021, 06:47 WIB
Diperbarui 06 Mei 2021, 14:58 WIB
IHSG Menguat
Perbesar
Seorang pria mengambil gambar layar yang menampilkan informasi pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2020). Seiring berjalannya perdangan, penguatan IHSG terus bertambah tebal hingga nyaris mencapai 1,50 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Kamis, (6/5/2021).

CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya menuturkan, IHSG terlihat sedang berusaha keluar dari rentang konsolidasi wajarnya.

Ia mengatakan, jika IHSG mampu menembus level resistance terdekat, peluang kenaikan jangka pendek masih akan berlanjut. Ekonomi Indonesia yang dinilai masih stabil, menurut William dapat menjadi penopang pergerakan IHSG.

"IHSG berpotensi bergerak dalam rentang terbatas di kisaran 5.827-6.088," ujar dia dalam catatannya.

Sementara itu, Head of Research PT Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menuturkan, IHSG berpotensi menguat secara teknikal pada perdagangan Kamis pekan ini. IHSG akan bergerak di kisaran 5.953-6.016.

“Secara teknikal bergerakan IHSG Break out resistance moving average (MA) 5 hari dengan potensi menguji MA 20 hari. Indikator stochastic bergerak terkonsolidasi pada area middle dengan MACD yang undervalue,” ujar dia.

Pada penutupan perdagangan saham Rabu, 5 Mei 2021, IHSG naik 12,09 poin ke posisi 5.975. Sektor saham perindustrian dan barang baku memimpin penguatan pada akhir sesi perdagangan.  

Investor asing melakukan aksi beli bersih saham senilai Rp 165,60 miliar. Saham-saham yang jadi buruan antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).

Lanjar menuturkan, data pertumbuhan ekonomi Indonesia secara tahunan sesuai harapan di level minus 0,74 persen dan minus 0,96 persen secara kuartalan.

"Data tersebut lebih baik dari pertumbuhan dan menipiskan kontraksi yang terjadi selama masa pandemi COVID-19," ujar dia.

2 dari 3 halaman

Saham Pilihan

Dilanda Corona, IHSG Ditutup Melesat
Perbesar
Layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (4/3/2020). IHSG kembali ditutup Melesat ke 5.650, IHSG menutup perdagangan menguat signifikan dalam dua hari ini setelah diterpa badai corona di hari pertama pengumuman positifnya wabah corona di Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang menjadi pilihan antara lain PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), PT BFI Finance Tbk (BFIN), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)

Selanjutnya PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS).

William memilih saham untuk dicermati antara lain saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Astra International Tbk (ASII), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Mayora Indah Tbk (MYOR).

Lalu PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI).

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓