Bursa Saham Asia Menguat Ikuti Wall Street

Oleh Agustina Melani pada 22 Apr 2021, 08:52 WIB
Diperbarui 22 Apr 2021, 08:52 WIB
Pasar Saham di Asia Turun Imbas Wabah Virus Corona
Perbesar
Seorang pria melihat layar monitor yang menunjukkan indeks bursa saham Nikkei 225 Jepang dan lainnya di sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo, Senin (10/2/2020). Pasar saham Asia turun pada Senin setelah China melaporkan kenaikan dalam kasus wabah virus corona. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Liputan6.com, Singapura - Bursa saham Asia Pasifik menguat pada perdagangan saham Kamis pagi (22/4/2021) mengikuti bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street yang perkasa.

Indeks saham Jepang Nikkei 225 naik 1,2 persen pada awal perdagangan setelah alami koreksi dalam dua hari. Indeks saham Topix menanjak 1,13 persen dan indeks saham Korea Selatan Kospi menguat 0,41 persen. Indeks saham Australia ASX mendaki 0,21 persen. Indeks saham MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,07 persen.

Bursa saham India pun kembali buka setelah libur. Investor akan mencermati reaksi pasar terhadap situasi COVID-19 yang semakin serius di India. Kasus COVID-19 mendekati 300.000 pada Rabu, 21 April 2021. Demikian dilansir dari CNBC, Kamis (22/4/2021).

Di wall street, indeks saham Dow Jones menguat 316,01 poin ke posisi 34.137,31. Indeks saham S&P 500 menanjak 0,93 persen ke posisi 4.173,42. Indeks saham Nasdaq mendaki 1,19 persen ke posisi 13.950.

2 dari 3 halaman

Indeks Dolar AS

Rudal Korea Utara Bikin Bursa Saham Asia Ambruk
Perbesar
Seorang wanita berjalan melewati sebuah indikator saham elektronik sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo (29/8). Akibat peluncuran rudal Korea Utara yang mendarat di perairan Pasifik saham Asia menglami penurunan. (AP Photo/Shizuo Kambayashi)

Indeks dolar AS berada di kisaran 91,10. Sebelumnya pada awal pekan, indeks dolar AS berada di kisaran 91,2. Yen Jepang diperdagangkan di 107,99 per dolar AS.

Harga minyak melemah untuk perdagangan di jam Asia. Harga minyak berjangka Brent turun 0,46 persen ke posisi USD 65,02 per barel. Harga minyak berjangka AS susut 0,51 persen ke posisi USD 61,04 per barel.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓