Penerbitan Obligasi Capai Rp 29,70 Triliun hingga 16 April 2021

Oleh Agustina Melani pada 18 Apr 2021, 08:01 WIB
Diperbarui 18 Apr 2021, 08:01 WIB
IHSG Merosot hingga Diberhentikan Sementara
Perbesar
Pergerakan saham pada layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/7/2020). IHSG pada perdagangan di BEI turun pada Kamis (10/9/2020) pada pukul 10.36 WIB IHSG turun tajam sebesar 5 persen pada level 4.892,87 atau turun 257,49 poin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2021 mencapai Rp 29,70 triliun.Total emisi obligasi tersebut terdiri dari 26 emisi dari 20 emiten.

Pada periode 12-16 April 2021, empat obligasi dan dua sukuk resmi tercatat di BEI. Pencatatan obligasi diawali PT Tower Bersama Infrastrukture Tbk (TBIG) pada Senin, 12 April 2021. Perseroan mencatat obligasi berkelanjutan IV tahun 2021 senilai Rp 970 miliar.

PT Fitch Ratings Indonesia memberikan peringkat AA+idn untuk obligasi TBIG. Bertindak sebagai wali amanat adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Kemudian PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) menerbitkan obligasi berkelanjutan I Integra Indocabinet tahap I tahun 2021 dan sukuk mudhrabah berkelanjutan I Integra Indocabinet tahap I tahun 2021 yang resmi dicatatkan di BEI pada Kamis, 15 April 2021.

Obligasi yang dicatatkan mencapai Rp 150 miliar. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idA untuk obligasi ini dan peringkat id-(sy) untuk sukuk ini. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali bertindak sebagai wali amanat dalam emisi ini.

Mengakhiri pekan ini, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menerbitkan obligasi berkelanjutan III Tahun 2021 yang resmi dicatatkan di BEI dengan nilai nominal Rp 1 triliun.

Hasil pemeringkatan Pefindo untuk obligasi ini ialah idAA- dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat dalam emisi ini.

Lalu PT Astra Sedaya Finance menerbitkan obligasi berkelanjutan V Astra Sedaya Finance tahap II tahun 2021 yang resmi dicatatkan di BEI dengan dana Rp 2,5 triliun.

PT Pefindo memberikan peringkat idAAA untuk obligasi dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai wali amanat dalam emisi ini.

2 dari 3 halaman

Penerbitan Obligasi

Pembukaan-Saham
Perbesar
Pengunjung tengah melintasi layar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 479 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 435,16 triliun dan USD 47,5 juta diterbitkan oleh 128 emiten.

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 144 seri dengan nilai nominal Rp 4.179,77 triliun dan USD 400 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp 6,89 triliun.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓