Top 3: BEI Bakal Luncurkan Indeks Syariah Baru Saat Momen Ramadan

Oleh Dian Tami Kosasih pada 08 Apr 2021, 10:10 WIB
Diperbarui 08 Apr 2021, 10:11 WIB
FOTO: PPKM Diperpanjang, IHSG Melemah Pada Sesi Pertama
Perbesar
Karyawan melihat layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Sebanyak 111 saham menguat, 372 tertekan, dan 124 lainnya flat. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta -  Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) berencana meluncurkan indeks syariah baru pada momentum Ramadan. Indeks tersebut yakni IDX MES BUMN 17.

Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi menuturkan, IDX MES BUMN 17 akan berisi 17 saham syariah BUMN yang sudah terseleksi baik dari sisi kapitalisasi pasar maupun likuiditasnya. Saham yang terpilih juga sudah tersaring dari sisi kewajaran transaksi dan kinerja fundamental.

"Jadi nanti indeks saham Syariah baru ini akan berisi 17 saham terbaik BUMN yang masuk kategori efek syariah,” kata Hasan dalam diskusi virtual 1 Dekade Kebangkitan Pasar Modal Syariah, Rabu, 7 April 2021.

Artikel BEI bakal luncurkan indeks syariah baru saat momen Ramadan menyita perhatian pembaca di saham. Ingin tahu artikel terpopuler lainnya di saham? Berikut tiga artikel terpopuler di saham yang dirangkum pada Kamis, (8/4/2021):

1.BEI Bakal Luncurkan Indeks Syariah Baru Saat Momen Ramadan

 Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) berencana meluncurkan indeks syariah baru pada momentum Ramadan. Indeks tersebut yakni IDX MES BUMN 17.

Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi menuturkan, IDX MES BUMN 17 akan berisi 17 saham syariah BUMN yang sudah terseleksi baik dari sisi kapitalisasi pasar maupun likuiditasnya. Saham yang terpilih juga sudah tersaring dari sisi kewajaran transaksi dan kinerja fundamental.

"Jadi nanti indeks saham Syariah baru ini akan berisi 17 saham terbaik BUMN yang masuk kategori efek syariah,” kata Hasan dalam diskusi virtual 1 Dekade Kebangkitan Pasar Modal Syariah, Rabu, 7 April 2021.

Berita selengkapnya baca di sini

2.Imago Mulia Persada Bakal Pakai Dana IPO untuk Modal Kerja

 PT Imago Mulia Persada Tbk (LFLO) emiten penyedia furniture premium menyatakan akan memakai dana hasil penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) untuk modal kerja.

Perseroan telah menawarkan 300 juta saham ke publik dalam rangka penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) dengan harga perdana Rp 100.

Dana yang dihimpun dari IPO  sebesar Rp 30 miliar. Selain itu, sebagai pemanis bagi investor yang hendak berinvestasi melalui Penawaran Umum ini, PT Imago Mulia Persada Tbk juga menerbitkan waran dengan jumlah sebanyak 350.000.000 lembar waran.

Berita selengkapnya baca di sini

3.Investor Saham Syariah Aktif Transaksi Saat Pandemi COVID-19

Selama pandemi berlangsung, Bursa Efek Indonesia (BEI) justru kebanjiran investor baru. Investor tersebut termasuk investor syariah yang juga mencatatkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Divisi Pasar Modal Syariah BEI Irwan Abdalloh memaparkan, data per Desember 2020, investor saham syariah sebanyak 26.500 investor dengan nilai transaksi mencapai Rp 5,48 triliun.

"Setiap bulannya ketika pandemi justru adalah lebih tinggi dari ketika kondisi normal di 2019. Baik dari nilai maupun dari investor syariah yang aktif,” kata Irwan dalam diskusi virtual 1 Dekade Kebangkitan Pasar Modal Syariah, Rabu, 7 April 2021.

Berita selengkapnya baca di sini

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓