IHSG Berpeluang Menghijau Jelang Libur Imlek, Cek Saham Pilihan Ini

Oleh Agustina Melani pada 11 Feb 2021, 06:30 WIB
Diperbarui 11 Feb 2021, 06:30 WIB
IHSG Menguat
Perbesar
Layar yang menampilkan informasi pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2020). Seiring berjalannya perdangan, penguatan IHSG terus bertambah tebal hingga nyaris mencapai 1,50 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang lanjutkan penguatan pada perdagangan saham menjelang libur Imlek, Kamis (11/2/2021).

Presiden Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya menuturkan, gerak IHSG hingga kini terlihat masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar. Peluang kenaikan jangka pendek masih terbuka lebar jika IHSG dapat dipertahankan di atas level resistance terdekat.

Ia mengatakan, para investor asing masih mencatatkan aliran dana investor asing secara year to date dan kondisi ekonomi dalam kondisi stabil sehingga menjadi penunjang bagi kenaikan IHSG.

"IHSG berpotensi bergerak dalam zona hijau. IHSG akan berada di kisaran 5.971-6.299,” ujar dia.

Untuk pilihan saham, William memilih saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI).

Hal senada dikatakan Analis PT Binanartha Sekuritas Nafan Aji. Ia menuturkan, IHSG berpotensi menguat sehingga berpeluang menuju ke level resistance terdekat. “Berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance berada pada 6.179.13 hingga 6.256.03,” ujar dia.

Nafan memilih sejumlah saham yang dapat dicermati pelaku pasar saham antara lain saham PT Ace Hardware Tbk (ACES), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM).

 

2 dari 3 halaman

Analisis Teknikal

Terjebak di Zona Merah, IHSG Ditutup Naik 3,34 Poin
Perbesar
Pekerja bercengkerama di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). IHSG ditutup naik 3,34 poin atau 0,05 persen ke 5.841,46. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Berikut analis teknikalnya:

1.PT Ace Hardware Tbk (ACES)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 200 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 1.590 – 1.610, dengan target harga secara bertahap di level 1.645, 1.720, 1.815, 2.040 dan 2.260. Support: 1.590, 1.540 dan 1.475.

2.PT Astra International Tbk (ASII)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area level 5.825 – 5.925, dengan target harga secara bertahap di level 6.075, 6.200, 6.325, 6.925 dan 7.525. Support: 5.750.

3.PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan ada potensi stimulus beli. “Akumulasi” pada area 6.375 – 6.525, dengan target harga secara bertahap di level 6.700, 6.925, 7.275, 7.550, 7.850 dan 8.050. Support: 6.375 dan 6.025.

4.PT Gudang Garam Tbk (GGRM)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 38.125 – 38.525, dengan target harga secara bertahap di 39.975, 40.775, 41.800, 44.200, 46.600 dan 66.125. Support: 38.125 dan 37.000.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓