IHSG Berpeluang Lanjutkan Koreksi, Cek Saham Pilihan Ini

Oleh Agustina Melani pada 10 Feb 2021, 06:30 WIB
Diperbarui 10 Feb 2021, 06:30 WIB
FOTO: PPKM Diperpanjang, IHSG Melemah Pada Sesi Pertama
Perbesar
Karyawan melihat layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Pada hari ini, IHSG melemah pada penutupan sesi pertama menyusul perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Analis prediksi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih lanjutkan koreksi pada perdagangan saham Rabu, (10/2/2021). Sejumlah sentimen global dan domestik akan pengaruhi IHSG.

Presiden Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya menuturkan, pergerakan IHSG sedang berada dalam konsolidasi wajar. Di sisi lain potensi tekanan terlihat belum akan berakhir, sedangkan sentimen dari fluktuasi nilai tukar rupiah dan harga komoditas akan turut mewarnai pergerakan IHSG.

"IHSG berpotensi konsolidasi. IHSG akan bergerak di kisaran 5.971-6.299,” kata dia.

Untuk saham pilihan, William memilih saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), dan PT Nippon Indosari Tbk (ROTI).

Analis PT Binaartha Sekuritas Nafan Aji menuturkan,  ada sejumlah sentimen yang pengaruhi IHSG seperti pelaku pasar menanti pengesahan stimulus oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.

Selain itu, ada proyeksi penurunan data inflasi dan China. Sedangkan dari dalam negeri kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dan tren kenaikan kasus COVID-19 di Indonesia. Ia melihat masih ada potensi lanjutkan koreksi untuk IHSG.

 "IHSG akan bergerak di kisaran 6.102-6.256,” kata dia.

Untuk pilihan sahamnya, Nafan memilih saham PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Jasa Marga Tbk (JSMR),  dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).

 

2 dari 3 halaman

Rekomendasi Saham secara Teknikal

IHSG Merosot hingga Diberhentikan Sementara
Perbesar
Pergerakan saham pada layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/7/2020). IHSG pada perdagangan di BEI turun tajam karena pengumuman Gubernur DKI Anies Baswedan terkait dengan rencana penerapan PSBB secara ketat. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Untuk rekomendasi saham teknikalnya? Nafan menjelaskan analis teknikal untuk sejumlah saham seperti dikutip pada Rabu (10/2/2021):

1.PT XL Axiata Tbk (EXCL)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 2.310 – 2.330, dengan target harga secara bertahap di 2.390, 2.500, 2.970 dan 3.300. Support: 2.310 dan 2.230

2.PT HM Sampoerna Tbk (HMSP)

Pergerakan harga saham menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area 1.380 – 1.390, dengan target harga secara bertahap di level level 1.455, 1.820 dan 2.550. Support: 1.365 dan dan  1.260.

3.PT Jasa Marga Tbk (JSMR)

Pergerakan harga saham menguji beberapa garis MA 10 maupun MA 60 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 4.480 – 4.520, dengan target harga secara bertahap di level 4.650, 4.930, 5.200, 5.325 dan 6.100. Support: 4.370 dan 4.100.

4.PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)

Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10, MA 60 maupun MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi” pada area level 1.500 – 1.520, dengan target harga secara bertahap di level 1.555, 1.695, 1.840 dan 1.980. Support: 1.475 dan 1.410.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓