Investor Asing Borong Saham, IHSG Menguat 1,69 Persen pada Penutupan 8 Januari 2021

Oleh Agustina Melani pada 08 Jan 2021, 15:35 WIB
Diperbarui 08 Jan 2021, 16:05 WIB
IHSG Menguat
Perbesar
Layar yang menampilkan informasi pergerakan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,34% ke level 5.014,08 pada pembukaan perdagangan sesi I, Senin (8/6). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  bertahan di zona hijau menjelang akhir pekan. Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ini juga didukung dari aksi beli investor asing.

Mengutip data RTI, Jumat (8/1/2021), IHSG melonjak 104,20 poin atau 1,69 persen ke posisi 6.257,83. Indeks saham LQ45 menguat 2,3 persen ke posisi 979,30. Seluruh indeks saham acuan kompak menguat.

Sebanyak 258 saham menguat sehingga mengangkat IHSG ke zona hijau. 239 saham melemah. 137 saham diam di tempat. Total volume perdagangan saham 23,2 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 22,3 triliun. Investor asing beli saham Rp 1,37 triliun di seluruh pasar. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.805.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menguat kecuali sektor saham pertanian melemah 1,05 persen dan sektor saham konstruksi susut 0,03 persen.

Sektor saham aneka industri menguat 4,66 persen, dan memimpin penguatan. Disusul sektor saham industri dasar mendaki 3,32 persen dan sektor saham infrastruktur menanjak 3,16 persen.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saham Top Gainers dan Top Losers

Pergerakan IHSG Ditutup Menguat
Perbesar
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Senin (27/7/2020). Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,66% atau 33,67 poin ke level 5.116,66 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham catatkan top gainers atau menguat signifikan antara lain saham KOIN melonjak 34,65 persen ke posisi Rp 136 per saham, saham CITY menanjak 34,31 persen ke posisi Rp 184, dan saham GJTL menguat 25 persen ke posisi Rp 825 per saham.

Saham-saham yang tertekan antara lain saham PTSP melemah 7 persen ke posisi Rp 2.790 per saham, saham POLA merosot 7 persen ke posisi Rp 186, saham SMMA tergelincir 6,94 persen ke posisi Rp 11.725 per saham, dan saham ALDO merosot 6,9 persen ke posisi Rp 432 per saham.

Bursa saham Asia sebagian besar menguat kecuali indeks saham Shanghai melemah 0,17 persen. Indeks saham Hong Kong Hang Seng menguat 1,2 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi mendaki 3,64 persen, indeks saham Jepang Nikkei menguat 2,36 persen, indeks saham Thailand menanjak 1,3 persen.Lalu indeks saham Singapura menguat 2,7 persen dan indeks saham Taiwan mendaki 1,64 persen.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by