Saham TGRA Terus Melaju, Hingga Kapan Penguatannya?

Oleh Dian Tami Kosasih pada 07 Jan 2021, 19:30 WIB
Diperbarui 07 Jan 2021, 19:30 WIB
Pasar saham Indonesia naik 23,09 poin
Perbesar
Pekerja mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan Sekuritas, Jakarta, Rabu (14/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Saham PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA) masih menguat pada perdagangan saham Kamis, (7/1/2021).

Mengutip data RTI, saham TGRA menguat 4,58 persen ke posisi Rp 274 per saham. Saham TGRA berada di level tertinggi Rp 320 dan terendah Rp 264 per saham. Total frekuensi perdagangan 37.609 kali dengan nilai transaksi Rp 151,2 miliar.

Dalam tiga hari pada 4-6 Januari 2021, saham TGRA melonjak 77,03 persen ke posisi Rp 262 per saham. Nilai transaksi Rp 299,4 miliar. Total frekuensi perdagangan 48.298 kali.

Melihat hal ini, Analis PT Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama mengaku bila kenaikan tersebut berkaitan erat dengan kerja sama yang dilakukan TGRA dengan PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT). Nilai investasinya mencapai Rp12,5 triliun.

"Iya memang seperti itu. Berkaitan dengan kerjasama antara WSKT dengan TGRA, jadi memang berkaitan dengan proyek bisnis, sehingga investor merespons positif sebagai bentuk apresiasi," ujar dia saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (7/1/2021).

Saat disinggung sampai kapan saham TGRA akan mengalami peningkatan, Nafan menyebut, hal ini berkaitan erat dengan investor dan realisasi proyek yang akan dilakukan.

"Kalau menurut saya, investor mesti menunggu realisasi proyek tersebut, dan sentimen lainnya seperti laporan keuangan serta pembagian dividen. Kalau dilihat pergerakan sahamnya masih positif," tutur dia.

Meski demikian, Nafan mengaku bila pergerakan saham TGRA masih sangat fluktuatif. Hal ini berbeda dengan saham yang dimiliki WSKT.

"Tapi kalau TGRA disini fluktuatif banget, hanya di tutup 4,28 persen. Ini kayanya trading jangka pendek. Beda sama WSKT cenderung untuk investasi jangka panjang," tutur dia.

2 dari 3 halaman

Gerak Saham TGRA

IHSG Menguat 11 Poin di Awal Tahun 2018
Perbesar
Layar indeks harga saham gabungan menunjukkan data di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Perdagangan bursa saham 2018 dibuka pada level 6.366 poin, angka tersebut naik 11 poin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Sebelumnya, saham PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA) masih lanjutkan penguatan pada perdagangan saham Kamis, 7 Januari 2020. Bahkan penguatan saham TGRA masuk top gainers atau menguat signifikan yang mendorong kenaikan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Pada sesi I, IHSG menguat 1,1 persen ke posisi 6.132,53. Ada sebanyak 267 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. Sedangkan 161 saham melemah dan 180 saham diam di tempat. Nilai transaksi harian Rp 9,7 triliun.

Mengutip data RTI, saham TGRA naik 11,45 persen atau 30 poin ke posisi Rp 292 per saham. Saham TGRA berada di level tertinggi Rp 320 dan terendah Rp 268 per saham. Total frekuensi perdagangan 26.622 kali dengan nilai transaksi Rp 123,8 miliar.

Sebelumnya, saham TGRA melonjak 34,36 persen ke posisi Rp 262 per saham pada Rabu, 6 Januari 2021. Saham TGRA berada di level tertinggi Rp 262 dan terendah Rp 200 per saham. Volume perdagangan 613,97 juta saham. Nilai transaksi Rp 155,7 miliar. Total frekuensi perdagangan 28.751 kali.

Selama periode 4-6 Januari 2021, saham TGRA naik 77,03 persen ke posisi Rp 262 per saham. Saham TGRA berada di level terendah Rp 138 dan tertinggi Rp 262. Volume perdagangan saham TGRA 1,45 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 299,4 miliar.

Penguatan saham TGRA di tengah kabar perseroan teken kerja sama pembangunan proyek energi baru terbarukan (EBT) dengan PT Waskita Karya Tbk.  Nilai investasinya capai Rp 12,5 triliun.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓