Sempat Jatuh ke Zona Merah, IHSG Ditutup Menguat ke 5.277,04

Oleh Pipit Ika Ramadhani pada 24 Agu 2020, 16:11 WIB
Diperbarui 24 Agu 2020, 16:13 WIB
Akhir 2019, IHSG Ditutup Melemah
Perbesar
Pengunjung melintas dilayar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (30/12/2019). Pada penutupan IHSG 2019 ditutup melemah cukup signifikan 29,78 (0,47%) ke posisi 6.194.50. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan awal pekan ini.

Pada penutupan perdagangan saham, Senin(24/8/2020), IHSG ditutup naik tipis 4,23 poin atau 0,08 persen ke posisi 5.277,04. Sementara, indeks saham LQ45 juga menguat 0,16 persen ke posisi 836,14.

Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.294,15 dan terendah 5.261,40.

Sebanyak 228 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sementara 211 saham melemah dan 156 saham diam di tempat. Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 802.798 kali dengan volume perdagangan 15,8 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 9,3 triliun.

Investor asing jual saham Rp 639,33 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.675.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, hanya ada hanya tiga yang berada di zona hijau yaitu konstruksi yang naik 1,39 persen, sektor keuangan naik 0,48 persen dan sektor aneka industri yang naik 0,13 persen.

Sementara sektor yang melemah dipimpin oleh sektor perkebunan yang anjlok 1,17 persen. Kemudian disusul sektor industri dasar yang turun 0,61 persen dan sektor pertambangan yang turun 0,49 persen.

Saham yang menguat diantaranya SWAT yang naik 34,07 persen ke Rp 122 per saham, BBKP naik 34,01 persen ke Rp 264 per saham dan ACST naik 24,83 persen ke Rp 362 per saham.

Saham yang melemah antara lain FOOD yang turun 6,99 persen ke Rp 133 per lembar saham, KBAG melemah 6,99 persen ke Rp 173 per lembar saham dan KJEN turun 6,87 persen ke Rp 1.340 per lembar.

 

** Saksikan "Berani Berubah" di Liputan6 Pagi SCTV setiap Senin pukul 05.30 WIB, mulai 10 Agustus 2020

2 dari 3 halaman

Awal Perdagangan

IHSG
Perbesar
Pekerja beraktivitas di BEI, Jakarta, Selasa (4/4). Sebelumnya, Indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus level 5.600 pada penutupan perdagangan pertama bulan ini, Senin (3/4/2017). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada pembukaan perdagangan saham awal pekan ini. Sebanyak 162 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau.

Pada awal perdagangan Senin (22/8/2020), IHSG naik 15,77 poin atau 0,24 persen ke posisi 5.288,02. Sementara indeks saham LQ45 juga naik 0,41 persen ke posisi 837,91.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.294,15. Sedangkan terendah 5265,82.

Sebanyak 162 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 49 saham melemah dan 161 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 22.817 kali dengan volume perdagangan 315,3 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 383 miliar.

Tercatat, investor asing jual saham di pasar reguler mencapai Rp 49,2 miliar. Sedangkan nilai tukar rupiah berada di 14.760 per dolar AS.

Dari 10 sektor saham pembentuk IHSG, 3 sektor berada di zona merah, antara lain aneka industri yang turun 0,53 persen, pertambangan turun 0,46 persen dan sektor perkebunan yang turun 0,14 persen.

Sedangkan sektor yang menguat dipimpin oleh sektor barang konsumsi yang naik 0,86 persen. Kemudian diikuti sektor konstruksi naik 0,77 persen dan sektor manufaktur naik 0,45 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain, TDPM naik 11,43 persen ke Rp 159 per lembar saham. Kemudian IMJS naik 10,94 persen ke Rp 278 per lembar saham dan MTPS naik 10,14 ke Rp 163 per lembar saham.

Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain FOOD anjlok 6,99 persen ke Rp 133 per lembar saham, BSSR yang turun 6,87 persen ke Rp 1.560 per lembar saham, dan INTD melemah 6,82 persen ke Rp 123 per lembar saham.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓