Seluruh Sektor Saham di Zona Hijau, IHSG Dibuka Menguat ke 5.060,92

Oleh Septian Deny pada 13 Jul 2020, 09:09 WIB
Diperbarui 13 Jul 2020, 09:14 WIB
Akhir 2019, IHSG Ditutup Melemah
Perbesar
Pengunjung melintas dilayar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (30/12/2019). Pada penutupan IHSG 2019 ditutup melemah cukup signifikan 29,78 (0,47%) ke posisi 6.194.50. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG kembali bergerak menguat pada perdagangan Senin pekan ini. Sebanyak 183 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau.

Pada awal perdagangan Senin (13/7/2020), IHSG naik 28,95 poin atau 0,53 persen ke posisi 5.060,92. Sementara indeks saham LQ45 juga naik 0,76 persen ke posisi 790,81.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.070,76 Sedangkan terendah 5.024,93.

Sebanyak 183 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 31 saham melemah dan 122 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 15.599 kali dengan volume perdagangan 209,5 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 176,9 miliar.

Investor asing jual saham Rp 20,36 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.430.

Dari 10 sektor saham pembentuk IHSG, seluruhnya berada di zona hijau. Penguatan dipimpin oleh sektor industri dasar yang naik 1,40 persen.

Kemudian disusul sektor perkebunan yang naik 1,1 persen dan sektor aneka industri yang melesat 0,89 persen.

 

2 dari 3 halaman

Pergerakan Saham

Pembukaan-Saham
Perbesar
Pengunjung tengah melintasi layar pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang menguat antara lain PGUN naik 24,69 persen ke Rp 404 per saham, UANG naik 20,45 persen ke Rp 535 per lembar saham dan TNCA naik 15 persen ke Rp 184 per lembar saham.

Saham-saham yang melemah antara lain SOFA anjlok 10 persen ke Rp 90 per lembar saham, FOOD yang turun 6,87 persen ke Rp 122 per lembar saham, dan KBLI melemah 6,84 persen ke Rp 436 per lembar saham.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓