IHSG Berpeluang Menghijau, Cermati Saham Pilihan Berikut Ini

Oleh Bawono Yadika pada 12 Apr 2018, 07:15 WIB
Diperbarui 12 Apr 2018, 07:15 WIB
IHSG Menguat 11 Poin di Awal Tahun 2018
Perbesar
Layar indeks harga saham gabungan menunjukkan data di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Angka tersebut naik signifikan dibandingkan tahun 2016 yang hanya mencatat penutupan perdagangan pada level 5.296,711 poin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi naik pada perdagangan saham Kamis (12/4/2018). Rilis data ekonomi pada perdagangan saham akan menopang laju IHSG.

Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya mengatakan, gerak IHSG akan ditopang oleh kondisi perekonomian.

"Saat ini, IHSG terlihat memiliki kekuatan yang cukup besar untuk dapat melanjutkan penguatannya. Rilis data perekonomian menunjukkan bahwa kondisi perekonomian dalam keadaan terkendali dan stabil, sehingga dapat menopang pola gerak IHSG," tuturnya dalam ulasan di Jakarta. 

Dia juga menambahkan bahwa harga komoditas yang fluktuatif akan memberikan warna pada pola gerak IHSG.

"Harga komoditas yang masih berfluktuasi akan memberikan warna terhadap pola gerak IHSG. Hari ini IHSG berpotensi melaju naik dengan kisaran 6.171-6.389," kata William. 

Sementara itu, Analis PT Binaarta Sekuritas, Reza Priyambada memproyeksikan gerak IHSG berpeluang menguat pada perdagangan saham hari ini. 

"IHSG akan berada pada kisaran support di 6.319-6.325 dan resisten 6.385-6407. Pergerakan IHSG yang kembali mampu menguat hampir mendekati perkiraan level tertinggi yang dapat dicapai," ujarnya.

Sementara itu, Analis dari Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi mengungkapkan, IHSG berpotensi dalam koreksi wajar.

"Diperkirakan IHSG cenderung bergerak mendatar hingga terkoreksi dengan rentan pergerakan 6.280-6.370," tukasnya. 

 

2 dari 2 halaman

Rekomendasi saham

Untuk saham pilihan, William merekomendasikan saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA, PT Jasa Marga (Persero) Tbk atau JSMR, serta PT Summarecon Agung Tbk (SMRA).

Sedangkan Lanjar Nafi memilih saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Elnusa Tbk (ELSA).

Reza Priyambada merekomendasikan saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Astra International Tbk (ASII), PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP), PT Surya Citra Media (Tbk), serta PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP).

Lanjutkan Membaca ↓

Tag Terkait