Awali Perdagangan, IHSG Bergerak di 2 Arah

Oleh Arthur Gideon pada 10 Apr 2018, 09:17 WIB
Diperbarui 10 Apr 2018, 09:17 WIB
IHSG Menguat 11 Poin di Awal Tahun 2018
Perbesar
Layar indeks harga saham gabungan menunjukkan data di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Perdagangan bursa saham 2018 dibuka pada level 6.366 poin, angka tersebut naik 11 poin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di dua arah para awal perdagangan Selasa ini. Para analis memperkirakan IHSG akan bergerak menguat pada perdagangan hari ini.

Pada pra-pembukaan perdagangan saham, Selasa (10/4/2018), IHSG turun tipis 1,78 poin atau 0,03 persen ke posisi 6.244,35. Pada pembukaan pukul 09.00 waktu JATS, IHSG berbalik arah dengan naik 0,59 poin atau 0,01 persen ke posisi 6.246,85. IHSG terus terombang-ambing antara menghijau dan memerah.

Sebanyak 126 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. Sedangkan 55 saham melemah dan 108 saham diam di tempat. Pada awal sesi, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.243 dan terendah 6.251,63.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 29.286 kali dengan volume perdagangan 588 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 318 miliar. Investor asing jual saham Rp 9 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat di kisaran Rp 13.755.

Sebagian besar sektor saham melemah kecuali sektor saham pertambangan, barang konsumsi dan keuangan. Sektor saham aneka industri turun 0,75 persen, dan catatkan pelemahan terbesar. Disusul sektor saham pertambangan melemah 0,35 persen dan sektor saham perdagangan turun 0,17 persen.

Saham-saham menguat antara lain saham GHON naik 24,79 persen ke posisi Rp 2.190 per saham, saham INPS menguat 24,22 persen ke posisi Rp 640, dan saham TDPM menanjak 23,65 persen ke posisi Rp 424 per saham.

Sementara, saham-saham yang tertekan antara lain saham JKSW turun 8,09 persen ke posisi Rp 122, saham KMTR tergelincir 7,86 persen ke posisi Rp 645 per saham, dan saham ALTO merosot 4,52 persen ke posisi Rp 380 per saham.

2 dari 2 halaman

Prediksi Analis

IHSG Menguat 11 Poin di Awal Tahun 2018
Perbesar
Suasana di salah satu ruangan di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (2/1). Sebelumnya, Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2017 ditutup pada level 6.355,65 poin. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan saham Selasa pekan ini. IHSG akan menggeser rentang konsolidasi ke arah yang lebih baik.

"IHSG saat ini masih terlihat cukup kuat dalam mempertahankan support level bahkan cenderung untuk dapat meninggalkannya dan terus berusaha untuk menembus resistance level sehingga dapat menggeser rentang konsolidasi ke arah yang lebih baik," tutur Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya dalam ulasannya, Selasa (10/4/2018).

"Hari ini IHSG berpotensi menguat dan berada pada kisaran 6081 - 6368," tambah dia.

Analis PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji juga mengungkapkan hal yang sama. IHSG berpeluang adanya tren kenaikan pada perdagangan Selasa pekan ini.

"IHSG mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan indeks saham. IHSG akan menuju ke area resisten pada level 6.269-6.291," ungkapnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Lanjutkan Membaca ↓