IHSG Berpeluang Menguat, Simak Saham Pilihan Berikut Ini

Oleh Bawono Yadika pada 09 Apr 2018, 07:20 WIB
Diperbarui 09 Apr 2018, 07:20 WIB
Akhir tahun 2017, IHSG Ditutup di Level 6.355,65 poin
Perbesar
Pekerja tengah melintas di bawah papan pergerakan IHSG usai penutupan perdagangan pasar modal 2017 di BEI, Jakarta, Jumat (29/12). Perdagangan bursa saham 2017 ditutup pada level 6.355,65 poin. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan saham Senin pekan ini. Masuknya dana-dana asing ke pasar modal (capital inflow) diharapkan dapat memberi sentimen positif pada pergerakan indeks.

"IHSG di awal pekan kedua bulan ke empat tahun 2018, terilhat mulai bergeliat naik, support dapat dipertahankan dan teruji dengan baik sehingga pola kenaikan dalam jangka pendek mulai terlihat," tutur Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya dalam ulasanya, Senin (09/4/2018).

"Kembalinya capital inflow masih sangat diharapkan untuk dapat kembali memberikan sentimen positif terhadap IHSG saat ini, hari ini IHSG berpeluang menguat. IHSG berada pada kisaran 6.081-6.368," tambah dia.

Analis PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji juga mengungkapkan hal yang sama. IHSG berpeluang adanya tren kenaikan kembali (rebound) pada perdagangan IHSG Senin pekan ini.

"IHSG mengindikasikan adanya potensi rebound pada pergerakan indeks saham. IHSG akan menuju ke area resisten pada level 6.190-6.205," ungkapnya.

Sementara itu, Analis Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi menyatakan IHSG berpeluang tertekan pada awal Senin pekan ini. "IHSG masih akan bergerak tertekan diawal pekan depan dengan rentan pergerakan 6.098-6.215," ujarnya.

 

2 dari 2 halaman

Saham Pilihan

Pembukaan-Saham
Perbesar
Pergerakan saham di BEI, Jakarta, Senin (13/2). Pembukaan perdagangan bursa hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat 0,57% atau 30,45 poin ke level 5.402,44. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Untuk saham pilihan, William merekomendasikan saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Astra International Tbk (ASII), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) dan PT Malindo Feedmil Tbk (MAIN).

Sementara itu, Nafan Aji merekomendasikan saham PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), serta PT Barito Pacific Tbk (BRPT).

Lanjar Nafi memilih saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), dan juga PT AKR Corporindo Tbk (AKRA).

Lanjutkan Membaca ↓