Produsen Sari Roti Kantongi Laba Rp 97,35 Miliar

Oleh Agustina Melani pada 30 Okt 2017, 15:30 WIB
Diperbarui 30 Okt 2017, 15:30 WIB
Suku Bunga
Perbesar
Ilustrasi laporan keuangan (iStockphoto)

Liputan6.com, Jakarta - PT Nippon Indosari Corpindo Tbk merilis kinerja keuangan kuartal III 2017. Selama sembilan bulan pertama 2017, kinerja produsen sari roti ini merosot.

Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/10/2017), PT Nippon Indosari Tbk (ROTI) mencatatkan kinerja laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 52,20 persen menjadi Rp 97,35 miliar hingga September 2017. Pada periode sama tahun lalu, perseroan membukukan laba Rp 203,90 miliar.

Laba turun itu juga diikuti pendapatan turun tipis 0,65 persen menjadi Rp 1,82 triliun hingga kuartal III 2017 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,83 triliun.

Beban pokok penjualan turun menjadi Rp 881,32 miliar pada kuartal III 2017 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 886,91 miliar. Sementara itu, laba bruto perseroan turun 0,66 persen menjadi Rp 943,96 miliar.

Perseroan mengalami kenaikan beban usaha menjadi Rp 806,78 miliar hingga kuartal III 2017 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 670,77 miliar. Penghasilan operasi perseroan lainnya turun menjadi Rp 42,67 miliar. Namun, beban operasi lainnya turun dari Rp 2,16 triliun pada kuartal III 2016 menjadi Rp 1,27 triliun.

Hal itu mendorong laba usaha perseroan turun 44,8 persen dari Rp 323,85 miliar hingga September 2016 menjadi Rp 178,59 miliar hingga September 2017.

Dengan melihat kondisi itu, laba per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun menjadi 19,24 hingga September 2017. Pada kuartal III 2016, laba per saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat 19,24.

Perseroan membukukan total liabilitas menjadi Rp 1,5 triliun pada 30 September 2017 dari posisi 31 Desember 2016 sebesar Rp 1,47 triliun.

Ekuitas perseroan tercatat Rp 1,46 triliun pada 30 September 2017. PT Nippon Indosari Corpindo Tbk mengantongi kas Rp 337,70 miliar.

Mengutip data RTI, saham PT Nippon Indosari Corpindo Tbk turun 4,15 persen menjadi Rp 1.270 per saham. Total frekuensi 406 kali dengan nilai transaksi Rp 2,9 miliar.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: