Laju IHSG Bakal Bervariasi Sambut Akhir Pekan

Oleh Achmad Dwi Afriyadi pada 29 Apr 2016, 06:20 WIB
Diperbarui 29 Apr 2016, 06:20 WIB
20151102-IHSG-Masih-Berkutat-di-Zona-Merah-Jakarta
Perbesar
Pengunjung melintas di dekat monitor perkembangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/11). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin dibuka melemah sebesar 12,76 poin. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal cenderung variasi pada perdagangan saham Jumat (29/4/2016).

Analis PT Reliance Securities Lanjar Nafi mengatakan, IHSG menguat tipis pada penutupan perdagangan saham kemarin lantaran investor berhati-hati setelah bursa Eropa dibuka dengan koreksi agak dalam.

IHSG ditutup menguat sebanyak 2,73 poin atau 0,06 persen ke level 4.848,39. Investor asing melakukan aksi jual bersih sebanyak Rp 501,75 miliar.

Lanjar mengatakan, sektor saham infrastruktur dan aneka industri menjadi beban IHSG. "Sektor infrastruktur dan aneka industri melemah lebih dari satu persen menjadi beban berat IHSG dalam penguatan," kata dia dalam ulasannya.

 


‎Sementara Bursa Asia cenderung variasi. Bursa saham Jepang mengalami pelemahan lantaran Bank of Japan (BOJ) memilih untuk menahan penambahan stimulus saat suku bunga negatif.

"Investor cenderung menghindari aset berisiko sehingga permintaan akan yen melonjak," tambah dia.

Dia memperkirakan IHSG bergerak pada level support 4.820 dan resistance 4.875 pada perdagangan saham Jumat pekan ini.

Senada, PT Sinarmas Sekuritas memperkirakan IHSG variasi. Adapun gerak IHSG bakal berada pada support 4.800 dan resistance 4.920.

PT Sinarmas Sekuritas merekomendasikan saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (ICBP) untuk dicermati pelaku pasar. (Amd/Ahm)

Tag Terkait