Jurus HM Sampoerna Dongkrak Transaksi Saham

Oleh Agustina Melani pada 08 Apr 2016, 11:49 WIB
Diperbarui 08 Apr 2016, 11:49 WIB
Sempat Pecahkan Rekor, IHSG Kini Anjlok
Perbesar
IHSG hari ini tampaknya mendapat sejumlah tantangan untuk melanjutkan penguatannya, Jakarta, Selasa (9/9/14). (Liputan6.com/Miftahul Hayat)

Liputan6.com, Jakarta - PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) akan melakukan stock split atau pemecahan nilai nominal saham. Langkah ini dilakukan perseroan untuk meningkatkan likuiditas saham dan menarik minat lebih banyak bagi investor ritel.

Sekretaris Perusahaan PT HM Sampoerna Tbk Ike Andriani menuturkan, stock split akan dilakukan dengan rasio 1:25. Dengan demikian harga saham perseroan yang pada hari penutupan 6 April 2016 sebesar Rp 101.025 per lembar saham dapat turun ke level harga saham kebanyakan yang diperdagangkan di BEI.

Berdasarkan pengamatan Perseroan, lebih dari 90 persen saham perusahaan tercatat di BEI sekarang diperdagangkan dengan harga di bawah Rp 5.000 per saham.

Perseroan juga memperkirakan tidak akan ada kendala berarti untuk mencapai tujuan tersebut. Ike menuturkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk BEI untuk penentuan jadwal dan pelaksanaan rencana stock split.

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan notaris dalam rangka memperoleh persetujuan atas perubahan Anggaran Dasar Perseroan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia terkait perubahan nilai nominal saham.

Dalam riset PT NH Korindo Securities menyebutkan saham PT HM Sampoerna Tbk koreksi 1,51 persen ke level Rp 99.500 per saham pada Kamis 7 April 2016. Bila diasumsikan rasio stock split pada harga tersebut, hasil saham PT HM Sampoerna Tbk bakal menjadi Rp 3.980 per saham.

Kepala Riset PT NH Korindo Securities, Reza Priyambada menuturkan langkah pemecahan nominal saham PT HM Sampoerna Tbk akan membuat valuasi jadi menarik. "Pelaku pasar yang sebelumnya melihat harga saham PT HM Sampoerna Tbk mahal saat ini dapat memilikinya dengan nilai rendah," ujar Reza. (Ahm/Igw)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya