Jurus Otoritas Bursa Tingkatkan Masyarakat Melek Pasar Modal

Oleh Achmad Dwi Afriyadi pada 24 Mar 2015, 12:40 WIB
Diperbarui 24 Mar 2015, 12:40 WIB
BEI
Perbesar
(Foto: Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Self Regulatory Organization (SRO) terdiri PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek (KSEI) menyelenggarakan Sekolah Pasar Modal (SPM) dan Sekolah Pasar Modal Syariah (SPMS).

Program tersebut dilakukan dalam rangka  pendalaman pasar modal RI. Direktur Pengembangan BEI Frederica Widyasari menerangkan, SPM dan SMPS merupakan sekolah yang diadakan di 17 kantor perwakilan BEI di seluruh Indonesia.

"SPM akan diselenggarakan pada Rabu atau Kamis dari jam 09.00 sampai 16.00. Adapun untuk penyelenggaraan SPMS adalah satu kali dalam satu bulan yang diadakan pada Sabtu dari jam 09.00 sampai 16.00," kata dia Jakarta, Selasa (24/3/2015).

Dia menerangkan, materi yang disampaikan dalam SPM antara lain pengenalan investasi pasar modal, pengetahuan pasar modal Indonesia, jenis-jenis efek di pasar modal, cara investasi saham, dan analisa fundamental serta teknikal saham.

"Sedangkan materi yang disampaikan dalam SPMS mulai dari pengenalan investasi di pasar modal, pengetahuan tentang pasar modal syariah Indonesia, jenis efek syariah pasar modal Indonesia, landasan regulasi dan fiqih pasar modal, mekanisme transaksi saham syariah dan simulasi menggunakan Syariah Online Trading System (SOTS)," tutur Friederica.

Dia melanjutkan, dua program baik SPM dan SPMS terdiri dua level yakni level 1 dan level 2.  "Level 1 ditujukan untuk masyarakat umum yang ingin mengetahui atau ingin memperdalam investasi pasar modal. Sedangkan level 2 ditujukan untuk investor yang ingin meningkatkan kemampuan dan pengetahuan tentang investasi saham," jelas Frederica.

SPM dan SPMS 2015 didukung oleh 12 anggota bursa yakni PT Asjaya Indosurya Securities, PT Bahana Securities, PT CIMB Securities Indonesia, PT Danareksa Sekuritas, PT Henan Putihrai, PT Indo Premier Securities dan PT Kresna Graha Sekurindo.

Program ini juga didukung PT Maybank Kim Eng, PT Mega Capital Indonesia, PT Panin Sekuritas, PT Philip Securities Indonesia, PT RHB OSK Securities Indonesia. (Amd/Ahm)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya