Kapitalisasi Pasar Saham RI Jauh di Bawah Negara Lain di Asia

Oleh Liputan6 pada 31 Agu 2014, 14:13 WIB
Diperbarui 31 Agu 2014, 14:13 WIB
BEI
Perbesar
(Foto: Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan, pertumbuhan indeks saham Indonesia mengalami pertumbuhan tertinggi kedua di kawasan Asia Pasifik. Namun, kapitalisasi pasar Saham Indonesia jauh tertinggal dibanding dengan negara-negara lain.

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group 2 BEI, Umi Kulsum menjelaskan, pertumbuhan indeks saham Indonesia yang tercermin dalam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pertumbuhan sebesar 18,24 persen pada periode 2013 hingga Agustus 2014.

"Di regional Asia Pasifik, pertumbuhan IHSG nomor dua di bawah Bombay Stock Exchange, India yang tumbuh 19,58 persen," jelasnya seperti ditulis, Minggu (31/8/2014).

Pertumbuhan IHSG tersebut mengalahkan indeks acuan di Thailand, Filipina, Hong Kong, Singapura, Malaysia dan juga Jepang.

Namun sayangnya, meskipun pengalami pertumbuhan yang cukup tinggi, nilai kapitalisasi pasar saham di Indonesia masih cukup kecil.

Pada awal Agustus ini, kapitalisasi pasar saham di Indonesia hanya sebesar US$ 425 miliar. Jauh di bawah Tokyo Stock Exchange yang tercatat US$ 4,65 triliun, Singapore Exchanges yang tercatat sebesar US$ 607 miliar dan Bursa Malaysia yang sebesar US$ 535 miliar. (Gdn)


*Bagi Anda yang ingin mengikuti simulasi tes CPNS dengan sistem CAT online, Anda bisa mengaksesnya di Liputan6.com melalui simulasicat.liputan6.com. Selamat mencoba!