4 Gunung Level Siaga 17 Lainnya Waspada, Pendaki Diminta Hati-Hati dan Ikuti Informasi

Oleh Dikdik Ripaldi pada 08 Okt 2022, 04:00 WIB
Diperbarui 08 Okt 2022, 04:00 WIB
Gunung Rinjani
Perbesar
Foto: Dok. Tim Ekpedisi 7 Summits in 100 Days.

Liputan6.com, Bandung - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyampaikan, sebanyak 17 gunung api di Indonesia berada di level II atau berstatus waspada. Para pendaki pun diingatkan untuk berhati-hati, juga memantau perkembangan informasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala PVMBG, Hendra Gunawan, saat konferensi pers secara daring, Kamis, 6 Oktober 2022. “17 gunung dalam level dua atau waspada, kita pantau selama 24 jam,” katanya.

Merujuk pendataan PVMBG lewat Multiplatform Application for Geohazard Mitigation and Assessment in Indonesia atau MAGMA, gunung-gunung yang dimaksud adalah adalah Gunung Awu (Sulawesi Utara), Gunung Banda Api (Maluku), Gunung Bromo (Jawa Timur), Gunung Dempo (Sumatera Selatan), Gunung Dukuno (Maluku Utara), Gunung Gamalama (Maluku Utara).

Selanjutnya, Gunung Ibu (Maluku Utara), Gunung Ile Werung (Nusa Tenggara Timur), Gunung Karangetang (Sulawesi Utara) dan Gunung Kerinci (Sumatera Barat), Gunung Lokon (Sulawesi Utara), Gunung Marapi (Sumatera Barat), Gunung Raung (Jawa Timur), Gunung Rinjani (Nusa Tenggara Barat), Sangeangapi (Nusa Tenggara Barat), Sinabung (Sumatera Utara), dan Gunung Soputan (Sulawesi Utara).

"Umumnya, level II ini potensi erupsinya memang kecil dibanding level III, tapi bukan tidak berbahaya. Khususnya untuk pendaki yang mendekati kawah. Walaupun potensinya kecil, tapi kalau kita mendekati sumber bahaya tentunya akan jadi bencana," ujar Hendra.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

Pada bulan september, kata Hendra, kegempaan di Gunung Marapi dan Gunung Gamalama misalnya secara umum terpantau kecil, tapi kemudian menunjukan adanya perubahan. Di daerah puncak, katanya, terpantau adanya deformasi.

“Pada saat yang sama banyak pendaki yang ke sana. Jadi, kami mohon pendaki ini untuk selalu dapat informasi dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) atau pemerintah daerah setempat,” katanya.

Hendra juga bahkan menyebut, ada empat gunung api berstatus level III atau siaga yaitu Gunung Merapi di Yogyakarta dan Jawa Tengah, Gunung Semeru di Jawa Timur, Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur, dan Gunung Anak Krakatau di Lampung.

PVMBG diketahui membedakan tingkat aktivitas gunung api dalam empat kategori, level I berarti normal, level II sama dengan waspada, level III adalah siaga, sementara level IV disebut awas. Setiap level, kata Hendra, memiliki tingkat risiko yang berbeda.

"Level III potensi jika terjadi erupsi itu sudah mendekati tempat hunian masyarakat yang paling dekat dengan gunung. Oleh karenanya, dengan level III ini, kita ingatkan agar masyarakat waspada," ujar Hendra.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya