Upaya Mentan Dongkrak Usaha Tani Milenial dari Pedesaan

Oleh Dewi Divianta pada 29 Sep 2022, 22:00 WIB
Diperbarui 29 Sep 2022, 22:00 WIB
Mentan Dorong Industri Pertanian Makin Maju dengan Tehnologi
Perbesar
Mentan Dorong Industri Pertanian Makin Maju dengan Tehnologi (Dewi Divianta/Liputan6.com)

Liputan6.com, Denpasar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) dalam menghadiri Forum Nasional (Fornas) P4S dan Pembukaan Magang Petani P4S di Bali, menjelaskan pentingnya smartfarming hingga tingkat pedesaan.

Dengan adanya Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S), bisa menjadi wadah para petani bekerja sama dengan pemerintah untuk membangkitkan tumbuhnya petani milenial.

Di mana tumbuhnya para petani milenial bisa mengekspresikan kemampuan tehnologinya dan mengkombinasikan sebagai ajang perbaikan sektor pertanian lebih maju.

"Kerja sama di lapangan bisa menjadi cara percepatan pertanian makin maju. Hadirnya P4S tentu saja menjadi lembaga swadaya masyarakat yang akan bekerja sama dengan Kementerian Pertanian," kata Mentan Yasin Limpo di Bali, Selasa (27/9/2022).

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Bantuan Modal Pemerintah

Ia menyebut Kementan mendorong melalui penguatan permodalan dari program Kredit Usaha Rakyat (KUR) di bidang pertanian, program tersebut membantu petani dalam mengembangkan budi daya pertanian mulai dari hulu hingga hilir.

"Kita bersyukur Pak Jokowi sudah siapkan KUR untuk permodalan. Tapi ini bukan bantuan tapi ini permodalan dengan hitung- hitungan yang jelas. Jadi kita bicara bahwa pertanian dalam konteks bisnis yang terus berputar," ujar dia. 

Dalam kesempatan itu, Mentan melantik kepengurusan P4S periode 2022-2027, dan berharap pengurus yang baru segera mengimplementasikan berbagai inovasi pertanian yang sudah didapatkan dalam berbagai pelatihan yang diberikan Kementan.

"Contoh yang ada di Bali sudah bagus, enggak usah pake teori-teori. Pertanian yang bagus di suatu tempat, yang best practice langsung pindahkan juga ke tempat lain. Petani milenial ayo kerja dengan semua fasilitas yang dimiliki," tutur dia.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi P4S tumbuh secara swadaya dengan motivasi petani atau pelaku usaha agrobisnis yang sukses dalam usahanya, dari pelatihan dan permagangan di bidang pertanian/perdesaan. yang petani dapatkan.

"P4S siap implementasikan smartfaming dan implementasi KUR di daerah. Melalui rangkaian pelatihan dan kegiatan ini, P4S siap menjadi pusat memperbaharuan pertanian di desa masing-masing," kata Dedi.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya