Mobil Toyota Calya Diduga Pelangsir BBM Terbakar di SPBU Palangka Raya

Oleh Marifka Wahyu Hidayat pada 25 Sep 2022, 04:00 WIB
Diperbarui 25 Sep 2022, 04:00 WIB
Damkar Kota Palangka Raya
Perbesar
Dok. Damkar Kota Palangka Raya

Liputan6.com, Palangka Raya Mobil minibus yang diduga pelangsir Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan plat nomer DA 8430 TEA terbakar saat hendak mengisi BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jalan G. Obos, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, pada Jumat (23/9/2022) sore.

Akibatnya, mobil pikap dengan plat nomer DA 8430 TEA yang berada tepat di belakangnya juga ikut terbakar. Selanjutnya saat dilakukan pengecekan, petugas menemukan beberapa jeriken kosong serta aki pada mobil minibus.

Kepala Seksi Pengendali Operasi dan Komunikasi Penyelamatan, Bidang Penyelamatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya, Sucipto mengatakan, jika api diduga berasal dari aki tambahan yang telah dimodifikasi pada mobil Toyota Calya milik penglangsir BBM.

"Kebakaran bermula saat mobil Cayla dengan nomor polisi DA 1578 DG tengah mengantre pada jalur Pertalite, kemudian mobil pick-up yang berada di belakangnya tersambar api,"ungkap Sucipto.

Kemudian salah seorang saksi mata, Mufti juga mengatakan hal serupa. Saat kejadian dirinya hendak membeli BBM di SPBU, namun tiba-tiba ia melihat mobil terbakar hingga menjadi tontotan warga yang melintas.

"Saya mau ngisi BBM, tiba tiba ada mobil calya dan pikap terbakar, karena saya takut mending memilih menjauh, soalnya kan ngeri juga. Tapi anehnya malah jadi tontonan warga," Mufti mengkahiri.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

Saksikan Video Pilihan Ini:

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya