Pascapandemi Warga di Balikpapan Ramai-Ramai Investasi Emas

Oleh Apriyanto pada 21 Sep 2022, 11:00 WIB
Diperbarui 21 Sep 2022, 11:00 WIB
Logam Mulia
Perbesar
Salah satu produk PT Antam Tbk yang berada di Butik Emas Logam Mulia Balikpapan. (Liputan6.com/Apriyanto)

Liputan6.com, Balikpapan - Pandemi Covid-19 yang melanda sejak 2020 lalu membuat harga logam mulia mengalami kenaikan yang cukup drastis hingga menembus diangka lebih Rp1 juta per gramnya. Padahal di 2019 harga logam mulia tersebut masih berada di kisaran Rp700 ribuan.

Meski demikian pasca Pandemi saat ini harga emas mulai turun mengikuti suku bunga dan dolar. Melihat itu, antusias masyarakat untuk kembali berinvestasi emas kembali tinggi. Salah satunya di Kota Balikpapan. Di mana pada September 2022 ini saja Butik Emas Logam Mulia (BELM) Balikpapan yang menjual loga mulia dari PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami peningkatan yang cukup tinggi.

Menurut Kepala Cabang PT Antam Balikpapan, Setyo Ardi Putro mengatakan, harga logam mulia saat ini mengalami penurunan sekitar Rp60 ribu per gramnya.

“Ini adalah momen karena sekarang penurunan agak lumayan tajam, memang waktu untuk membeli sekarang emas, nilai per gramnya Rp 950 ribuan. Di tambah saat ini ada promo harga pabrik sampai 24 September 2022,” ungkap Setyo, usai peresmian relokasi BELM Balikpapan di kawasan ruko Balikpapan Super Blok (BSB).

 

 

 

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.


Target Penjualan per Bulan 21,6 Kilogram

Butik Emas Logam Mulia
Perbesar
General Manager PT Antam Tbk UBPP LM, Purwanto, bersama Sales Senior Manager UBPP LM Antam, Yudi Hermansyah dan Ganjar Sulastomo Digital Treding Manager PT Antam Tbk UBPP LM, saat meresmikan relokasi BELM Balikpapan. (Liputan6.com/Apriyanto)

Dia menambahkan, untuk target penjualan sendiri, BELM Balikpapan ditarget 21,6 kilogram setiap bulannya atau 260 kilogram dalam setahun, khususnya di wilayah Balikpapan.

“Di Balikpapan pasarnya secara daya beli kayanya bagus dan ekonomi bisa potensi besar,” sebutnya.

Hal ini terbukti pada pertengahan September 2022 saja, penjualan sudah melebihi target yang ditentukan. Bahkan, khusus di bulan ini target penjualan dinaikkan menjadi 30 kilogram.

“Untuk realisasinya bulan September ini minggu lalu kita sudah closing untuk bulan ini kita bisa lebih target. Dengan tempat baru ini harapannya lebih mempermudah konsumen,” ungkapnya.

Sejauh ini sambung Setyo segmen pembeli logam mulia yang datang langsung ke BELM Balikpapan memang berasal dari sejumlah kalangan, dengan rentan usia 30 sampai 40 tahun. Hal ini dikarenakan investasi emas logam mulia menjadi pilihan yang efektif untuk berinvestasi.

“Apalagi kita punya sertifikat LDMA (London Bullion Market Association), jadi kalo kita ke luar negeri bawa emas dan mau di jual di sana harganya masih bisa berlaku karena mengacunya ke dunia, kadar emas kita tidak diragukan lagi,” pungkasnya.

Dalam peresmian relokasi BELM Balikpapan yang berlokasi di kawasan Jalan Jendral Sudirman, ruko BSB ini turut dihadiri General Manager PT Antam Tbk UBPP Logam Mulia, Purwanto, Sales Senior Manager UBPP Logam Mulia Antam, Yudi Hermansyah dan Ganjar Sulastomo selaku Digital Treding Retail Region 1 Manager PT Antam Tbk UBPP Logam Mulia.

Selain itu sejumlah promo menarik juga diberikan BELM Balikpapan hingga 24 September 2022 mendatang, selain mendapatkan harga pabrik dalam pembelian LM, juga gratis menjadi anggota Brankas LM untuk tahun pertama, bahkan konsumen bisa mendapatkan voucher belanja dan souvernir menarik.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya