Pesan Wapres Ma'ruf Amin di Hari Kemerdekaan: Rapatkan Persatuan dalam Kerja Nyata

Oleh Liputan6.com pada 17 Agu 2022, 07:48 WIB
Diperbarui 17 Agu 2022, 07:48 WIB
Ma'ruf Amin
Perbesar
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mengajak seluruh elemen bangsa merapatkan barisan, menjaga persatuan dalam kerja nyata. (Liputan6.com/ Ist)

Liputan6.com, Jakarta - Pada momen HUT ke-77 RI, 17 Agustus 2022, Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mengajak seluruh elemen bangsa merapatkan barisan, menjaga persatuan dalam kerja nyata agar Indonesia dapat pulih dan bangkit dari krisis.

"Saya mengajak seluruh elemen bangsa untuk merapatkan persatuan bersinergi dalam kerja nyata agar Indonesia tercinta segera pulih dari dampak krisis dan bangkit menjadi negara yang lebih kuat," kata Ma'ruf Amin, Rabu (17/8/2022).

Mar'ruf Amin mengatakan rekam sejarah bangsa Indonesia memberi pelajaran bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa pejuang. Menurutnya, semangat kebangkitan nasional yang melahirkan kemerdekaan harus senantiasa menjadi jiwa bangsa dalam mengisi kemerdekaan.

Dia menyampaikan tantangan yang dihadapi pahlawan dan pendiri bangsa saat merebut kemerdekaan berbeda dengan tantangan yang dihadapi bangsa saat ini, maupun di masa depan. Namun perjuangan yang dilakukan dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan harus sama kuatnya dengan pahlawan kemerdekaan.

"Apalagi saat ini kita tengah dilanda ujian berat akibat pandemi Covid-19, konflik internasional, krisis pangan, energi serta perubahan iklim," jelasnya.

Oleh karena itu Wapres Ma'ruf Amin mengajak seluruh elemen bangsa merapatkan persatuan agar bangsa segera pulih dari krisis dan bangkit menjadi negara yang lebih kuat.

 

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.


Tantangan perubahan

Wapres Ma'ruf Amin menyampaikan tantangan yang dihadapi di masa depan adalah perubahan yang lebih cepat. Oleh karena itu penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah modal terpenting untuk bisa mengelola perubahan sekaligus memenangkan persaingan global.

Dia juga menyampaikan melalui momentum Presidensi G20 harus ditularkan semangat pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat kepada bangsa-bangsa lain, agar kemajuan dan kesejahteraan tingkat nasional kawasan dan global dapat diwujudkan.

"Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberi hidayah dan meridhoi upaya yang kita lakukan. Dirgahayu Republik Indonesia. Pulih negeriku, bangkit bangsaku, jayalah Indonesiaku, merdeka!" katanya. 

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya