Jangan Asal, Ini Cara Memilih Ikan yang Tepat

Oleh Switzy Sabandar pada 19 Agu 2022, 07:00 WIB
Diperbarui 19 Agu 2022, 07:00 WIB
Ilustrasi ikan segar
Perbesar
Ilustrasi ikan segar. (Photo by camila igisk on Unsplash)

Liputan6.com, Yogyakarta - Selain lezat, olahan menu masakan ikan juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Ikan kaya akan protein dan lemak omega 3 yang baik bagi kesehatan otak hingga jantung.

Namun, dalam memilih ikan tidak boleh sembarangan. Ikan yang masih segar merupakan ikan yang paling baik untuk dikonsumsi.

Berikut ini adalah cara memilih ikan yang baik yang bisa kamu terapkan saat berbelanja:

1. Perhatikan tampilan fisik pada ikan

Dalam memilih ikan, sangat penting untuk memperhatikan tampilan fisiknya, seperti mata, sisik, dan insang. Pertama, lihat kesegaran ikan dari matanya.

Jika matanya bening, itu tandanya ikan masih segar, sebaliknya jika buram, artinya kondisi ikan sudah tidak bagus. Selain itu, kamu juga harus melihat sisiknya.

Jika sisiknya rontok, artinya ikan sudah lama dijual atau tidak segar lagi. Terakhir, perhatikan insangnya.

Jika berwarna kemerahan artinya masih segar. Hindari memilih ikan yang insangnya berwarna abu-abu atau kecokelatan.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Saksikan video pilihan berikut ini:


Cium Aroma

2. Cium aromanya

Cara memilih ikan yang baik selanjutnya adalah membedakan aromanya. Meski sama-sama memiliki aroma amis, tetapi secara umum ikan yang masih segar dan tidak segar bisa dibedakan.

Ikan yang masih segar memiliki bau amis yang tidak menyengat. Sementara ikan yang sudah tidak segar, memiliki aroma yang sangat amis, asam, dan menyengat.

3. Cek kekenyalan daging

Tekstur daging ikan yang segar umumnya lembut, kenyal, tetapi tetap padat. Kamu bisa mengeceknya dengan cara menekan bagian perut ikan menggunakan jari.

Jika daging kembali ke bentuk semula, maka ikan tersebut masih segar. Begitupun sebaliknya, ketika ditekan daging ikan tidak kembali ke bentuk semula, artinya ikan sudah tidak segar.

Selain itu, lihat juga pada bagian tulangnya. Sebaiknya pilih ikan yang dagingnya masih menempel kuat pada tulang.

4. Lihat warna daging dan kulit pada ikan

Beberapa jenis ikan memiliki warna daging putih terang dan ada juga yang kemerahan. Apa pun jenis ikan yang dipilih, sebaiknya pilih yang dagingnya berwarna cerah alias tidak kusam.

Ciri-ciri warna daging segar biasanya terlihat mengkilap dan terang. Selain itu, pilih ikan dengan warna kulit yang cerah.

5. Letakkan di dalam air

Cara terakhir yang bisa dilakukan adalah dengan meletakkan ikan di dalam air. Jika ikan tenggelam, artinya masih segar.

Sebaliknya, jika ikan terapung di permukaan air, artinya sudah tidak segar atau bahkan mendekati busuk. Trik ini memang lebih sulit dilakukan, terutama saat berbelanja di tukang sayur atau penjual di pasar yang tidak menyediakan baskom air.

 

Penulis: Resla Aknaita Chak

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya