Jangan Salah Pilih, Kenali Tipe Pembersih Wajah yang Sesuai Jenis Kulit

Oleh Switzy Sabandar pada 08 Agu 2022, 21:00 WIB
Diperbarui 08 Agu 2022, 21:00 WIB
Pembersih Wajah.
Perbesar
Ilustrasi pria selepas membersihkan wajah. (Foto: Shutterstock)

Liputan6.com, Yogyakarta - Membersihkan wajah dengan dua tahap pembersihan menggunakan bahan yang berbeda biasa disebut dengan istilah double cleansing. Double cleansing menjadi tahap utama dalam menjaga kesehatan kulit.

Biasanya, tahap ini dimulai dengan membersihkan wajah dengan menggunakan micellar water, cleansing oil, atau cleansing balm. Kemudian, dilanjutkan tahap kedua dengan sabun cuci muka (facial wash).

Meskipun memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk membersihkan wajah dan mengangkat kotoran serta sisa makeup yang menempel di wajah, tetapi belum tentu kulit kamu akan cocok memakai setiap jenis pembersih wajah ini. Antara micellar water, cleansing oil, dan cleansing balm, kenali tipe mana yang paling tepat sesuai jenis kulit.

1. Micellar water

Micellar water sudah dikenal sebagai salah satu penghapus make up (makeup remover) yang cukup ampuh membersihkan sisa makeup. Micellar water adalah partikel-partikel minyak yang berukuran sangat kecil yang tersuspensi dalam air.

Pembersih wajah ini memiliki tekstur yang sangat cair karena berbahan dasar air. Bagi kamu yang sering menggunakan makeup waterproof, penggunaan micellar water akan kurang tepat.

Karena teksturnya yang terlalu cair, membuat micellar water tidak cukup sekali usap untuk membuat wajah benar-benar bersih. Kamu perlu mengusap wajah dua hingga tiga kali agar wajah benar-benar bersih.

Untuk menggunakan micellar water, cukup tuangkan beberapa tetes produk pada kapas. Lalu usap lembut wajah hingga kotoran terangkat.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Saksikan video pilihan berikut ini:


Cleansing Oil

2. Cleansing oil

Cleansing oil umumnya berbahan dasar minyak murni, seperti coconut oil atau baby oil. Meski terbuat dari minyak, cleansing oil punya formula khusus agar dapat larut dalam air, sehingga tidak akan membuat wajah berminyak.

Cleansing oil mampu mengangkat kotoran, sisa make up, serta bakteri di wajah hingga pori-pori terdalam secara lembut, alami, dan efektif. Membersihkan wajah dengan cleansing oil secara tepat dan konsisten, dapat membantu mengurangi masalah wajah, seperti komedo, wajah sensitif, kulit berminyak, kulit kering, dan jerawat.

Cleansing oil akan cocok digunakan untuk pemilik kulit berminyak karena minyak di dalam pembersih ini akan berkerja sama dengan minyak alami di wajah, sehingga mampu mengangkat semua kotoran sekaligus menutrisi kulit. Cara memakainya, tuangkan produk secukupnya ke telapak tangan, lalu usap ke seluruh permukaan wajah sambil memijatnya ringan.

Kemudian, bilas dengan air hangat agar wajah tidak terasa licin dan pastikan tidak ada minyak yang tersisa agar tidak menimbulkan jerawat. Penggunaan cleansing oil dapat mengurangi penggunaan kapas.

3. Cleansing balm

Cleansing balm adalah cleansing oil yang dipadatkan. Seperti namanya, cleansing balm memiliki tekstur sama seperti body butter.

Cleansing balm umumnya mengandung petroleum jelly yang sangat cocok untuk kulit super kering. Cleansing balm juga mampu mengangkat makeup waterproof.

Saat memakainya, ambil produk secukupnya dan pijat lembut ke seluruh wajah. Setelah itu, bilas dengan tisu atau handuk hangat, lalu bilas dengan air hangat.

Kamu juga bisa langsung membilasnya dengan air dan dilanjutkan dengan menggunakan facial wash. Sama seperti cleansing oil, cleansing balm juga dapat mengurangi penggunaan kapas.

 

Penulis:Resla Aknaita Chak

Lanjutkan Membaca ↓

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya