Dongkrak Produktivitas Pertanian, Petrokimia Gresik Uji Coba Pupuk Jenis Baru

Oleh Fauzan pada 04 Agu 2022, 15:05 WIB
Diperbarui 04 Agu 2022, 15:17 WIB
Uji coba pupuk baru Petrokimia Gresik (Liputan6.com)
Perbesar
Uji coba pupuk baru Petrokimia Gresik (Liputan6.com)

Liputan6.com, Luwu - Petrokimia Gresik menggelar pemupukan perdana menggunakan dua produk baru yakni Petro ZA Plus dan Phosgreen yang baru saja diluncurkan akhir Juli 2022. Pemupukan itu dilakukan di lahan demonstration plot (demplot) tanaman padi di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pada Rabu (3/7/2022).

Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih menyampaikan bahwa Kabupaten Luwu dipilih menjadi salah satu dari lima besar sentra penghasil padi di Sulawesi Utara setelah Bone, Wajo, Pinrang dan Sidrap. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, pada tahun 2021 produksi padi di Kabupaten Luwu mencapai 286.010 ton.

“Melalui demplot ini kami melibatkan 100 petani, dengan harapan produk baru Petrokimia Gresik ini mampu mendongkrak produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di Sulawesi Selatan, khususnya Kabupaten Luwu,” ujar Digna.

Selain di Luwu, uji coba penggunaan pupuk Petro ZA Plus dan Phosgreen sebelumnya juga telah dilaksanakan di Kebun Percobaan Petrokimia Gresik dan berbagai titik yang tersebar di Indonesia. Diharapkan, produk ini dapat segera beredar di pasaran pada bulan Agustus-September tahun ini sebagai alternatif substitusi dari produk ZA dan SP-36 yang sudah tidak lagi disubsidi oleh pemerintah sesuai Peraturan Menteri Pertanian No. 10 Tahun 2022.

Adapun pupuk Petro ZA Plus berbentuk kristal dan berwarna hijau, memiliki kandungan Nitrogen (N) 21%, Sulfur (S) 24%, Zinc (Zn) 1000 ppm. Pupuk ini mampu memacu pertumbuhan jumlah anakan, tinggi tanaman, banyaknya daun dan menjadikan warnanya nampak lebih hijau. Selain itu juga meningkatkan mutu hasil panen, serta menjadikan tanaman lebih tahan terhadap serangan hama atau penyakit.

Sedangkan sebagai pengganti SP-36, Petrokimia Gresik menghadirkan Phosgreen yang memiliki kandungan Fosfat dan Kalsium masing-masing minimal 20%, serta Magnesium minimal 3% yang berfungsi memacu pertumbuhan akar, pembentukan bunga, serta meningkatkan ketahanan hasil panen sehingga mengurangi penyusutan selama penyimpanan. Phosgreen juga diperkaya dengan tambahan unsur hara Sulfur yang dapat meningkatkan mutu hasil panen.

“Kedua pupuk ini menjadi solusi pemenuhan kebutuhan nutrisi lengkap, yang didalamnya tidak hanya mengandung nutrisi makro, tetapi juga unsur mikro yang juga sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk hasil panen yang melimpah. Kami berharap petani dapat segera merasakan manfaat dari produk ini,” tutup Digna.

Simak juga video pilihan berikut ini:

 

 

 

 

 

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya