4 Aktivitas Seru yang Dapat Dilakukan saat Berwisata ke Berastagi Karo

Oleh Reza Efendi pada 04 Jul 2022, 13:09 WIB
Diperbarui 04 Jul 2022, 13:11 WIB
Berkuda di Berastagi
Perbesar
Wisatawan bisa menikmati sensasi naik kuda di Berastagi, Kabupaten Karo (Reza Efendi/Liputan6.com)

Liputan6.com, Berastagi Berastagi di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) merupakan salah satu lokasi yang dapat dikunjungi jika ingin berwisata. Berjarak sekitar 66 Kilometer dari Kota Medan, Berastagi memiliki sejumlah lokasi wisata menarik.

Jika berkendara menggunakan mobil pribadi, waktu tempuh ke Berastagi dari Medan sekitar 2 jam 30 menit. Sepanjang perjalanan, pemandangan hijau dan perbukitan akan ditemui. Apalagi jika cuaca sedang bagus.

Berastagi tidak hanya menawarkan berbagai lokasi wisata yang dapat dikunjungi, juga menawarkan udara sejuk khas dataran tinggi. Bagi yang tidak memiliki waktu lama, menjelajah kecamatan ini juga bisa dilakukan dalam satu hari.

Seperti yang dilakukan Akhyar, seorang warga Medan yang berwisata ke Berastagi bersama teman-temannya, Senin (4/7/2022). Dikatakan pria 27 tahun ini, dirinya sengaja ke Berastagi di awal pekan untuk menghindari macet.

"Kalau akhir pekan, pasti ramai yang ke mari (Berastagi). Kalau awal pekan, ramai juga, tapi tidak terlalu padat, dan lalu lintas dari Medan ke Berastagi juga tidak terlalu macet," katanya.

Disinggung apa saja yang dilakukan saat berwisata di Berastagi, Akhyar mengaku banyak hal yang bisa dilakukannya, seperti berkuda, naik sado, belanja buah-buahan segar, hingga makan jagung dan minum es tebu.

"Saya rasa, empat hal itu sering dilakukan juga sama orang lain jika berkunjung atau berwisata ke sini (Berastagi)," ujarnya.

Yuk, kita ulik 4 aktivitas seru tersebut:

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Saksikan video pilihan di bawah ini:


1. Berkuda

Berkuda di Berastagi
Perbesar
Menikmati sensasi berkuda saat berwisata di Berastagi, Karo, Sumut (Reza Efendi/Liputan6.com)

Jika berkunjung ke Berastagi, dan memasuki kawasan pasar buah, maka wisatawan akan mulai ditawarkan oleh orang-orang yang membawa kuda. Tujuannya, menarik wisatawan untuk menikmati sensasi berkuda.

Untuk tarif, para wisatawan bisa memilih sesuai dengan jarak dan durasi berkuda, yaitu mulai dari tarif Rp 50.000 hingga Rp 200.000, tergantung pilihan wisatawan. Selama berkuda, wisatawan akan didampingi oleh pemandu.

"Saya kalau bawa anak ke Berastagi, pasti naik kuda. Tapi jaraknya gak usah jauh-jauh, yang tarifnya Rp 50.000 aja," ucap Reny, warga Batubara yang sedang berlibur di Berastagi bersama keluarga.

Menurut Reny, untuk 2 anaknya yang berusia 6 tahun bisa naik kuda berdua sekaligus. Jadi tidak harus memesan 2 kuda. "Boleh kok, yang penting ukuran badan anaknya tidak terlalu besar, jadi bisa naik langsung dua anak untuk satu kuda," ujarnya.


2. Naik Sado

Naik Sado di Berastagi
Perbesar
Selain berkuda, wisatawan yang berkunjung ke Berastagi juga bisa menikmati sensasi naik sado (Reza Efendi/Liputan6.com)

Selain berkuda, wisatawan yang berkunjung ke Berastagi juga bisa menikmati senasi naik sado atau kereta kuda. Biasanya, orang-orang yang naik sado di Berastagi adalah kalangan keluarga berjumlah 3 hingga 4 orang.

"Di Medan enggak ada, jadi karena kebetulan sedang main-main ke Berastagi, sempatkan naik sado sama anak-anak," kata Faisal, warga Medan lainnya yang berkunjung ke Berastagi.

Untuk tarif, juga sama dengan berkuda, yaitu tergantung jarak dan durasi, yaitu mulai Rp 50.000 hingga Rp 200.000. Di luar itu, naik sado juga bisa diarahkan ke tempat yang ingin dituju wisatawan, dengan catatan menjalin kesepakatan harga di awal.

"Tadi saya sempat tanya juga ke pemandunya, katanya bisa juga kalau mau diantar ke hotel, tapi biayanya beda lagi," tambah Faisal.


3. Makan Jagung Bakar dan Minum Es Tebu

Makan jagung di Berastagi
Perbesar
Selesai berkuda dan naik sado, wisatawan makan jagung bakar, jagung rebus, dan es tebu (Reza Efendi/Liputan6.com)

Jika sudah selesai berkuda dan naik sado, biasanya wisatawan yang berkunjung ke Berastagi bersantai untuk sekadar duduk-duduk di warung-warung yang berada di sekitar pasar buah. Warung-warung tersebut menjual jagung bakar, jagung rebus, dan es tebu.

Mengenai harga, jangan takut merogoh kocek terlalu dalam, sebab harga jagung bakar dan jagung rebus berkisar Rp 5.000 hingga Rp 10.000. Sedangkan minuman es tebu, juga demikan. Jika ingin makan berat, juga tersedia mi kuah dengan harga berkisar Rp 10.000 hingga Rp 15.000.


4. Belanja Buah dan Sayur

Pasar Buah Berastagi
Perbesar
Pasar Buah Berastagi (Instagram/@safura.tour)

Terakhir, jika sudah puas menikmati keindahan alam, bermain kuda, naik sado, dan makan jagung serta minum es tebu, bagi wisatawan yang ingin membawa oleh-oleh untuk keluarga di rumah bisa mencarinya di Pasar Buah Berastagi.

Di lokasi ini, buah-buah segar yang ditawarkan seperti jeruk, mangga, salak, hingga buah-buah segar khas dataran tinggi lainnya. Selain buah, para pedagang ada juga yang menawarkan sayur-sayur segar, seperti wortel, brokoli, dan jenis-jenis lainnya.

Setelah puas bermain dan berbelanja, disarankan untuk berhati-hati saat perjalanan pulang. Sebab, kondisi jalan menurun dari Berastagi menuju Medan mewajibkan pengendara untuk fokus berkendara demi menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya