Kejuaraan Asian Mini Football Bakal Digelar di Provinsi Gorontalo

Oleh Arfandi Ibrahim pada 29 Jun 2022, 10:00 WIB
Diperbarui 29 Jun 2022, 10:00 WIB
Presiden AMFC Mohammad Alddausari (kedua kanan), meninjau lapangan
Perbesar
Presiden AMFC Mohammad Alddausari (kedua kanan), meninjau lapangan Stadiun Merdeka Kota Gorontalo, Selasa (28/6/2022). Foto:Kominfo (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Liputan6.com, Gorontalo - Rencana Provinsi Gorontalo mengadakan kegiatan Asian Mini Football akhirnya tercapai. Hal itu terlihat saat kunjungan Asian Mini Football Confederation (AMFC) ke Gorontalo, Selasa (28/6/2022).

Dalam kesempatan itu, Presiden AMFC, Mohammad Alddausari mengaku, senang jika kejuaraan Asian Mini football akan digelar di Provinsi Gorontalo.

"Melihat keseriusan pemerintah dan masyarakat Gorontalo yang begitu antusias, saya senang kalau kejuaraan Asia mini football dilaksanakan di Gorontalo," kata Alddausari.

Alddausari menjelaskan, kepastian Gorontalo untuk menjadi tuan rumah kejuaraan Asia akan dibahas lebih lanjut pada pertemuan secara internal dengan negara-negara anggota AMFC.

Presiden AMFC menambahkan, kejuaraan Asia ini untuk pertama kalinya digelar sejak terbentuknya AMFC sehingga akan menjadi catatan sejarah bagi Provinsi Gorontalo.

"Jika ini sudah disepakati, tiga bulan sebelum pertandingan tim-tim dari negara Asia akan datang ke Gorontalo. Ada 16 negara yang akan mengikuti kejuaraan Asian Mini Football pada tahun 2023,” ujarnya.

Rombongan Presiden AMFC bersama Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer, sebelumnya meninjau tiga lapangan yang akan menjadi lokasi pertandingan kejuaraan Asia Mini Football.

Lokasi pertama di lapangan Gelanggang Olahraga David Toni di Limboto, Kabupaten Gorontalo, serta Stadion Merdeka dan Lapangan Amal di Kota Gorontalo.

Menyangkut kelayakan lapangan tersebut, Presiden Mini Football Indonesia yang sekaligus sebagai Wakil Presiden AMFC Wilayah Asia Timur, Andibachtiar Yusuf, menilai sudah cukup memadai. Apalagi kata Andibachtiar, mini football dimainkan di lapangan lebih kecil dengan jumlah pemain enam lawan enam.

"Tadi kita sudah melihat tiga lapangan, satu di antaranya memang lapangan mini football asli, sedangkan yang dua lagi adalah lapangan besar yang akan dikondisikan menjadi lapangan yang lebih kecil untuk mini football. Kondisi lapangan lumayan, apalagi perjalanan masih panjang sehingga tentunya ada perbaikan yang akan dilakukan," ia menandaskan.

Simak juga video pilihan berikut:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya