Partai Golkar Targetkan Kemenangan Kader dalam Pemilu 2024

Oleh Yandhi Deslatama pada 28 Jun 2022, 11:00 WIB
Diperbarui 28 Jun 2022, 11:00 WIB
Koalisi Indonesia Bersatu (KIB)
Perbesar
Koalisi Indonesia Bersatu (KIB)

Liputan6.com, Cilegon - DPP Golkar tengah menguatkan kader partainya di wilayah Banten, untuk suksesi pemilu 2024 serentak. Mereka mengejar raihan kursi legislatif sebanyak mungkin, untuk mengusung calon kepala daerah dari kader mereka.

Partai berlambang pohon beringin itu bahkan membenahi kepengurusan hingga tingkat kelurahan dan desa, agar bisa meraih suara terbanyak pada Pemilu 2024 nanti.

"Tentu konsolidasi internal partai, kita sekarang sedang membenahi struktur partai hingga tingkat kecamatan, kelurahan, desa. Karena nanti mereka diberikan tugas mengonsolidasikan penguatan mesin Partai Golkar pemenangan di 2024," kata Wasekjen DPP Golkar Pemenangan Pemilu Jawa 1, Andika Hazrumy, di Kota Cilegon, Banten, Senin (27/06/2022).

Andika yang membawahi Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten itu menerangkan, untuk membangun koalisi pada pilkada gubernur, wali kota maupun bupati, Partai Golkar menunggu hasil pileg di setiap daerah. Sedangkan, komunikasi politik saat ini sudah dibangun oleh sejumlah partai.

"Seluruh struktur Partai Golkar bekerja maksimal menguatkan Parrai Golkar, agar raihan suara legislatif di 2024 untuk pilkada gubernur, wali kota, maupun bupati bisa maksimal," terangnya.


Koalisi Indonesia Bersatu Dikuatkan

Mantan Wagub Banten periode 2017-2022 ini menjelaskan, mesin partai tengah menguatkan instruksi DPP untuk suksesi Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang sudah dibangun oleh masing-maisng ketua partai politik, yakni Golkar, PAN, dan PPP.

Dia belum mengetahui apakah nantinya koalisi di tingkat daerah akan mengikuti koalisi yang sudah dibangun oleh para ketua partai atau tidak. Namun, persiapan itu sudah dilakukan di sejumlah wilayah.

"Untuk sementara ini kami ditugaskan untuk penguatan koalisi KIB yang baru kita ketahui koalisinya ditingkat pusat. Ditingkat daerah kan sebatas komunikasi politik," jelasnya.

 

Simak video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓

Live Streaming

Powered by

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya