Polemik Ketidakhadiran Penjabat Gubernur Gorontalo di MTQ Provinsi

Oleh Arfandi Ibrahim pada 27 Jun 2022, 05:00 WIB
Diperbarui 27 Jun 2022, 05:00 WIB
Hamka Hendra Noer, Penjabat Gubernur Gorontalo. Foto:Humas (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)
Perbesar
Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer menegaskan kepada aparaturnya untuk membuat kegiatan pemerintahan dalam daerah.

Liputan6.com, Gorontalo - Ketidakhadiran Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer pada acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Gorontalo menuai polemik.

Bahkan hingga saat ini masyarakat masih dibuat penasaran, mengapa orang nomor satu di Provinsi Gorontalo itu tidak menghadiri kegiatan yang begitu meriah tersebut.

Terlihat hanya kepala-kepala daerah dari Kabupaten dan Kota yang ada saat itu. Sementara, MTQ tersebut merupakan kegiatan tingkat provinsi yang dilaksanakan di Kabupaten Bone Bolango (Bonebol).

Seperti halnya yang dikatakan Arif Rahim. Aktivis Gorontalo itu menduga, ketidakhadiran Penjabat Gubernur Gorontalo pada acara tersebut karena ketidaktahuannya terhadap karakteristik masyarakat Gorontalo yang notabene mayoritas beragama Islam.

“Saya kaget dengan informasi penjabat Gubernur Gorontalo, tidak hadir dalam acara pembukaan MTQ. Padahal acara yang dihadiri ratusan kafilah dari seluruh daerah di Provinsi Gorontalo tersebut adalah momen sangat berharga bagi masyarakat Gorontalo,” kata Arif Sabtu (25/06/2022).

Meskipun hanya penjabat kata Arif, Gubernur pemilihan Presiden itu harusnya sudah belajar dengan sungguh-sungguh untuk mengetahui benar karakter masyarakat Gorontalo. Apalagi Gorontalo adalah daerah Serambi Madinah di Indonesia.

"Jika Penjabat Gubernur benar-benar mengetahui karakter masyarakat Gorontalo maka apapun kesibukannya, pasti akan meluangkan waktu untuk menghadiri momen sakral seperti itu," ungkapnya.

“Kalau Gubernur-Gubernur sebelumnya tidak pernah melewatkan acara seperti itu," tuturnya.

Arif mengatakan, dalam sistem pemerintahan terdapat prosedur kepala daerah dapat mendelegasikan sebuah urusan pemerintahan kepada pejabat lain, tidak melulu dilaksanakan langsung oleh Gubernur. Jika hal itu dilakukan, maka Gubernur dapat hadir dalam pembukaan MTQ.

“Gubernur menurut informasi saya peroleh, sudah selama 2 minggu di luar daerah. Ini juga mengherankan, sudah apa saja yang diurus?” tanya Arif.

 

Simak Video Pilihan Ini:


Tanggapan PJ Gubernur

Lokasi MTQ tingkat Provinsi Gorontalo
Perbesar
Megahnya lokasi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi di Kabupaten Bonebol. Foto: Kominfo (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Sementara melalui laman gorontaloprov.go.id Hamka menjelaskan, ketidak hadiran dirinya pada pembukaan MTQ Rabu malam (22/06/2022) karena sedang menerima hibah asrama Himpunan Mahasiswa Pelajar Indonesia (HPMIG) Bandung.

Sementara pada Kamis (23/06/2022) pagi, pihaknya bertemu Wakil Presiden International Sepak Takraw Federation (ISTAF) Farid Abdul Halim di Jakarta.

“Nggak, kebetulan kemarin ada kegiatan di Jakarta. Kemarin (Rabu) asrama putra dan putri di Bandung sudah resmi diserahkan ke Pemda. Jadi akan ada beberapa perbaikan,” kata Hamka.

“Rencananya juga akan ada kunjungan dari Presiden Mini Soccer Asia (Asian Mini Football Confederation) untuk meninjau kesiapan kita sebagai tuan rumah. Kita akan jadi tuan rumah mini soccer sekaligus dengan sepak takraw,” tutup Hamka.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya