24 Orang yang Akan Bergabung dengan MIT Ditangkap Densus 88

Oleh Heri Susanto pada 18 Mei 2022, 15:00 WIB
Diperbarui 18 Mei 2022, 15:00 WIB
Kapolda Sulteng, Irjen Pol. Rudy Sufahriadi
Perbesar
Kapolda Sulteng, Irjen Pol. Rudy Sufahriadi saat memberikan keterangan terkait penangkapan terduga teroris yang ditangkap Densus 88, Rabu (18/5/2022). (Foto: Heri Susanto/ Liputan6.com).

Liputan6.com, Palu - Densus 88 menangkap 24 warga yang bergabung dengan kelompok ISIS. 22 di antaranya ditangkap di Sulawesi Tengah dan diduga akan bergabung dengan kelompok teroris di pegunungan Poso.

Operasi penangkapan itu digelar sejak 14 hingga 16 Mei 2022 di Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur, dan Jakarta. Penangkapan terbanyak dilakukan Densus 88 di Kabupaten Poso dan Ampana, Sulawesi Tengah.

Menurut Kapolda Sulteng, Irjen Pol Rudy Sufahriadi, 22 orang yang ditangkap Densus 88 di Sulteng itu terdiri dari 19 warga Kabupaten Poso dan 3 dari Kabupaten Ampana. Mereka diduga bagian dari organisasi terlarang, ISIS dan berencana bergabung dengan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso.

Barang bukti di antaranya satu pucuk senjata api rakitan, 10 butir amunisi kaliber 38 spesial, dan 244 amunisi kaliber 5,56 MM turut disita Densus 88.

"Mereka juga memberikan logistik dan dana untuk kelompok MIT serta mempersiapkan diri untuk bergabung dengan kelompok itu," Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakan di Mapolda Sulteng, Rabu (19/5/2022).

Rudy menyebut kelompok itu bahkan berencana menggelar latihan di Poso dan Ampana sebagai persiapan bergabung dengan MIT.

Selain di Sulawesi Tengah, Densus 88 juga menangkap 1 orang di Kalimantan Timur dan seorang lagi di Jakarta yang merupakan bagian dari kelompok tersebut.

Simak video pilihan berikut ini:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya