Diterjang Angin Kencang, Puluhan Rumah di Langkat Sumut Rusak

Oleh Reza Efendi pada 12 Mei 2022, 17:56 WIB
Diperbarui 12 Mei 2022, 17:57 WIB
Rumah warga di Langkat rusak diterjang angin kencang
Perbesar
Puluhan rumah di Kabupaten langkat, Sumatera Utara (Sumut) rusak akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras (BNPB)

Liputan6.com, Langkat Puluhan rumah di Kabupaten langkat, Sumatera Utara (Sumut) rusak akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras. Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 11 Mei 2022, sekitar pukul 15.00 WIB.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan, laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, total rumah yang rusak sebanyak 74.

"Rinciannya, 21 rumah rusak berat, 21 rumah rusak sedang, dan 32 rumah rusak ringan," kata Abdul, Kamis (12/5/2022).

Diterangkannya, terdapat 3 kecamatan di Langkat terdampak akibat peristiwa ini, antara lain Kecamatan Padang Tulang (Desa Tebing Tanjung Selamat dan Tanjung Putus), Kecamatan Wampu (Desa Mekar Jaya, Kelurahan Bingei) dan Kecamatan Hinai (Desa Perkebunan Tanjung Beringin dan Paya Rengas).

"Selain kerusakan rumah, pantauan visual di lapangan juga menunjukan terdapat beberapa pohon tumbang yang menutupi akses transportasi warga setempat," terangnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Saksikan Video Pilihan Berikut:


Mendirikan Posko Siaga Bencana

Rumah warga di Langkat rusak diterjang angin kencang
Perbesar
Rumah warga di Langkat rusak diterjang angin kencang (BNPB)

Disebutkan Abdul, BPBD Kabupaten Langkat melakukan assessment lebih lanjut di lokasi terdampak serta mendirikan posko siaga bencana untuk mendukung pemenuhan kebutuhan warga terdampak.

"BPBD dan tim gabungan juga mempersiapkan upaya pembersihan material reruntuhan rumah, dan berkoordinasi dengan lintas lembaga setempat untuk mendukung percepatan rekonstruksi rumah warga," sebutnya.

BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, khususnya cuaca ekstrem terlebih dengan adanya peralihan musim.

"Yaitu dari musim hujan ke musim panas maupun sebaliknya, yang dapat menimbulkan fenomena angin kencang atau angin puting beliung," ucap Abdul.


Prakiraan Cuaa Harian

Ilustrasi cuaca buruk (AFP/Fabrice Coffrini)
Perbesar
Ilustrasi cuaca buruk (AFP/Fabrice Coffrini)

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca harian untuk Provinsi Sumut yang didominasi cuaca berawan, berawan tebal, dan hujan ringan pada 12 Mei 2022 serta cuaca cerah, cerah berawan dan hujan ringan pada 13 Mei 2022.

"Kajian inaRisk juga menunjukan Kabupaten Langkat memiliki potensi bahaya cuaca ekstrem pada tingkat sedang hingga tinggi," Abdul menuturkan.


Imbauan untuk Perangkat Daerah

Pohon tumbang
Perbesar
Selain kerusakan rumah, pantauan visual di lapangan juga menunjukan terdapat beberapa pohon tumbang yang menutupi akses transportasi warga (BNPB)

Disampaikan Abdul, BNPB juga mengimbau perangkat daerah setempat untuk melakukan pemotongan dahan, ranting maupun material pohon yang rimbun. Tujuannya meminimalisir potensi pohon tumbang serta memberikan informasi peringatan dini kepada warga setempat.

Imbauan yang dapat disampaikan ke masyarakat sepertiterkait curah hujan jika sudah mengguyur wilayah lebih dari satu jam, untuk dapat segera melakukan upaya kedaruratan dan evakuasi jika diperlukan.

"Masyarakat juga dapat memantau prakiraan cuaca melalui laman BMKG dan mengetahui potensi bencana yang ada di sekitar tempat tinggal melalui inaRisk," tandasnya.

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya