Belum Sempat Nikmati Hasil Curian, Bramacorah Kasus Curanmor Diciduk Polisi

Oleh Arfandi Ibrahim pada 11 Mei 2022, 20:00 WIB
Diperbarui 11 Mei 2022, 20:00 WIB
RD alias Radjal saat menjalani pemeriksaan di Polres Gorontalo Kota (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)
Perbesar
RD alias Radjal saat menjalani pemeriksaan di Polres Gorontalo Kota untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya

 

Liputan6.com, Gorontalo - Seorang pria berinisial RD warga Kota Gorontalo harus kembali merasakan dinginnya jeruji besi polisi. Bramacorah itu tertangkap lagi atas kasus curanmor usai beberapa tahun lalu bebas karena kasus yang sama. RD tertangkap saat hendak menjual sepeda motor hasil curiannya.

Agar menarik pembeli, motor hasil curian dibanderol dengan harga yang sangat murah. Sepeda motor tersebut dijual dengan harga Rp2 juta saja.

Namun ternyata, RD tidak mengetahui bahwa motor yang dijualnya itu mirip dengan sepeda motor yang dikabarkan hilang dan viral di media sosial. Hingga akhirnya, niat RD menjual motor itu terendus polisi.

Dirinya dilaporkan masyarakat sebagai terduga pelaku pencurian sepeda motor yang viral tersebut. Berbekal informasi masyarakat, Polres Gorontalo Kota bergerak cepat mengamankan RD.

Tanpa ada perlawanan, RD kemudian digelandang ke Polres Gorontalo Kota untuk dimintai keterangan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, RD mengakui perbuatannya di hadapan polisi.

Kasat Reskrim Iptu Mohamad Nauval Seno menjelaskan, terduga pelaku merupakan residivis. Ia diamankan saat hendak menjual motor hasil curian.

“Benar kami menerima laporan masyarakat ada seorang anak yang hendak menjual sepeda motor dengan harga murah. ternyata sepeda motor tersebut sama persis dengan yang sebelumnya dilaporkan hilang,” kata Iptu Nauval Seno, Rabu (11/5/2022).

Mantan Kasat Reskrim Polres Gorontalo ini melanjutkan, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, pihaknya langsung melakukan pencarian keberadaan RD. Terduga pelaku diamankan di Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo.

“Jadi masyarakat sudah curiga, selain motor di jual dengan harga murah, ada rekaman cctv juga yang sudah beredar di media sosial,” imbuh Iptu Nauval.

Saat ini Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mendalami motif pencurian tersebut. Diantaranya memeriksa beberapa saksi di tempat kejadian perkara.

"Nanti kami akan informasikan perkembangan kasus ini," katanya.

 

 

**Pantau arus mudik dan balik Lebaran 2022 melalui CCTV Kemenhub dari berbagai titik secara realtime di tautan ini

Simak juga video pilihan berikut:

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya