Tepergok Bersama Wanita Lain Saat Malam Idul Fitri, Pria di Manado Aniaya Istri

Oleh Yoseph Ikanubun pada 05 Mei 2022, 01:00 WIB
Diperbarui 05 Mei 2022, 01:00 WIB
Campur Tangan Keluarga hingga Masalah KDRT
Perbesar
Ilustrasi KDRT Credit: pexels.com/Karolina

Liputan6.com, Manado - Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terjadi di Manado. Ironisnya, hal ini terjadi saat perayaan Idulftiri di rumah mertua.  

Pelaku KDRT itu pria berinisial ZR alias Zk (37), sedangkan yang menjadi korban adalah istrinya FD atau Fb (36). Keduanya warga Kabupaten Bolmong, Sulut.

Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto Sirait SIK melalui Kasi Humas Iptu Sumardi mengungkapkan, kasus KDRT itu berawal pada Senin, 2 Mei 2022. Zk pergi ke rumah orangtua untuk silaturahmi Hari Raya Idulfitri di Kelurahan Wonasa Kapleng, Kota Manado.

"Tidak lama kemudian, Fb menyusul ke rumah mertua bersama anak. Saat tiba di rumah, Fb melihat Zk bersama perempuan lain sehingga dia menarik suaminya ke dapur," ujar Sumardi di Markas Polresta Manado, Rabu (4/5/2022).

Selanjutnya, terjadi cekcok mulut, sehingga suaminya menarik lengan Fb sampai lengannya mengalami lebam, luka cakar, dan bajunya sobek. Saat itu, orangtua Zk melihat kejadian tersebut, dan langsung melerai keduanya.

Tak terima dengan kejadian itu, Fb langsung melapor ke Polresta Manado, dan langsung direspon oleh aparat.

Piket Opsnal 2 Polresta Manado langsung menginterogasi korban dan saksi-saksi, setelah itu langsung bergerak menuju ke lokasi.

Tiba di sana, pelaku sudah tidak berada di lokasi, dan tim langsung keterangan di sana. Diperoleh informasi, Zk tinggal di tempat kos di Kelurahan Bahu, Kecamatan Malalayang, Kota Manado. Tim langsung bergerak mencari tempat kos tersebut.

"Ternyata pelaku ada di kos tersebut, tim langsung membawa pelaku ke Polresta Manado untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujar Sumardi.  

 

Simak juga video pilihan berikut: 

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya