Warga Kena Macet karena Ada One Way di Jalan Tol, Kapolda Jabar Minta Maaf

Oleh Huyogo Simbolon pada 01 Mei 2022, 11:00 WIB
Diperbarui 01 Mei 2022, 11:00 WIB
H-2 Idul Fitri 1443H, Gerbang Tol Cikampek Masih Padat
Perbesar
Foto udara memeperlihatkan kendaraan pemudik terjebak kemacetan ketika hendak memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Jawa Barat, Sabtu (30/4/2022). Pada H-2 Lebaran ini, sejumlah rekayasa lalu lintas masih diberlakukan di ruas tol trans jawa baik sistem contraflow hingga one way guna mengatasi kepadatan lalulintas. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Bandung - Kapolda Jawa Barat Irjen Suntana meminta maaf dengan adanya penerapan one way atau satu arah di jalan tol di Jabar dalam rangka cara bertindak yang dilakukan untuk memecah kemacetan ke arah timur Pulau Jawa.

"Dalam kesempatan ini izinkan saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang merasa tidak nyaman dengan kebijakan one way yang dilakukan di jalan tol Jawa Barat. Ini kita lakukan untuk memberikan prioritas dan kenyamanan bagi saudara-saudara kita yang akan melaksanakan mudik," katanya saat menyambangi Pos Cikapayang, Kota Bandung, Sabtu (30/4/2022).

Adapun kebijakan rekayasa lalu lintas one way dan ganjil genap diberlakukan di Jalan Tol Cikampek Utama (Cikatama) Km 70 hingga Tol Kalikangkung Km 414 pada Jumat (29/4/2022) dini hari.

Diketahui, Polri melakukan perpanjangan waktu penerapan one way hingga sahur atau sekitar pukul 03.00 WIB. Adapun kebijakan itu seharusnya telah berakhir sejak pukul 24.00 WIB. Kemacetan pun terjadi imbas perpanjangan penerapan sistem satu arah di ruas tol Cikampek tersebut.

Sementara itu, arus lalu lintas di jalur tol yang ada di Jabar pada hari ini, Sabtu (30/4/2022) mengalami penurunan dibanding pada Jumat (29/4/2022).

"Alhamdulillah, pantauan saya di lapangan dari pagi dan beberapa hari ini, sebagian besar arus mudik sudah melewati jalur Cikatama. Pantauan dua jam terakhir arus di Cikatama yang memasuki jalan tol akan ke Bandung atau Cirebon jumlahnya tidak sebesar yang kemarin," ujar Suntana.

Suntana mengatakan, terjadi pengurangan arus volume kendaraan yang mengarah ke timur. Selain itu, puncak arus mudik terjadi pada Jumat kemarin.

"Karena berdasarkan data angka yang melalui jalan tol, kemarin cukup banyak hampir 100 ribuan yang melalui jalur tol, hari ini sampai sore ada sekitar 70 ribuan lebih. Maka dari itu arus puncak mudik antara kemarin dengan hari ini," katanya.

Suntana mengakui sempat terjadi kepadatan kendaraan di jalur selatan. Setelah diterapkan one way, kepadatan dapat terpecahkan.

Jalur selatan Nagreg Garut tadi ada sedikit kepadatan tapi dengan pola one way sudah berjalan dengan bagus dan situasinya relatif lancar dan terkendali," katanya.

**Pantau arus mudik dan balik Lebaran 2022 melalui CCTV Kemenhub dari berbagai titik secara realtime di tautan ini.

Saksikan Video pilihan Ini:

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya